Dinsos Kutim Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Musibah Kebakaran di Desa Benua Baru
Korsa.id, Muara Bengkal – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Ernata Hadi Sujito, memimpin jajarannya dalam menyalurkan bantuan masa tanggap darurat kepada warga terdampak musibah kebakaran di Desa Benua Baru, Kecamatan Muara Bengkal, Selasa (4/8/2026).
Penyaluran bantuan yang menyasar empat kepala keluarga (KK) ini dilakukan hampir dua pekan pasca-insiden sebagai bentuk pemenuhan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pelayanan sosial pemerintah daerah.
Ernata menegaskan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Bantuan diserahkan kepada masyarakat yang terkena musibah kebakaran pada tanggal 18 Juli 2026 di Desa Benua Baru, Kecamatan Muara Bengkal. Rumah yang terbakar sebanyak 2 KK dan yang terdampak 2 KK. Bantuan diberikan sesuai dengan SOP dan SPM pemberian bantuan Dinsos Kutim,” ungkap Ernata.
Baca juga :Ā Dinas Sosial Kutim Serahkan Paket Sembako ke Lansia
Paket bantuan yang diserahkan meliputi kebutuhan dasar pangan, sandang, perlengkapan dapur, tenda darurat, hingga bantuan khusus bagi kelompok masyarakat rentan. Penyaluran ini diharapkan dapat menjadi penyangga awal bagi para korban untuk menata kembali kehidupan mereka.
Musibah kebakaran itu sendiri terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 14.55 Wita di wilayah RT 11, Desa Benua Baru.
Api pertama kali diketahui oleh warga setempat, Jenati (67), yang melihat kobaran api membesar dari bagian ruang tamu rumah milik Darwin (50). Jilatan api kemudian dengan cepat merambat ke rumah milik Ahmad Yani (52) yang berada tepat di sebelahnya.
Konstruksi bangunan yang didominasi material kayu serta jarak antarrumah yang berhimpitan membuat api berkobar cepat.
Baca juga :Ā Data Final Diterima, BPBD Kutim Siap Kirim Bantuan ke Korban Kebakaran Muara Bengkal
Kobaran api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.35 Wita setelah tim gabungan menerjunkan tiga unit mobil pemadam dari Kecamatan Muara Bengkal, satu unit dari Kecamatan Muara Ancalong, serta dibantu warga menggunakan mesin pompa air perahu (alkon).






