HeadlineKutai TimurPertanian

Bupati Ardiansyah Sulaiman Minta Seluruh Elemen Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Karhutla dan Kekeringan di Kutim

Korsa.id, Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, memberikan arahan tegas agar seluruh jajaran pemerintah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan tidak lengah dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan selama musim kemarau.

Hal tersebut ditegaskannya saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Karhutla yang digelar Polda Kaltim secara virtual di Auditorium Mapolres Kutim, Selasa (4/8/2026).

Meskipun kondisi Karhutla di Kutim saat ini dilaporkan masih dalam kategori relatif kondusif dan terkendali, Bupati Ardiansyah meminta penanganan serta mitigasi bencana tetap diperketat.

“Kondisi Kutai Timur sampai saat ini masih cukup kondusif. Titik-titik panas yang terpantau sebagian besar berada di wilayah perkebunan dan kawasan batu bara, dan secara teknis sudah dilakukan penanganan,” ujar Ardiansyah.

Baca juga :Ā Dinsos Kutim Siapkan Lahan 5 Hektare untuk Sekolah Rakyat Program Kemensos

Dalam arahannya, Bupati menyoroti dua fokus perhatian utama yang harus diantisipasi selama musim kemarau berlangsung. Pertama, kesiapsiagaan mencegah kebakaran hutan dan lahan agar tidak meluas dan menjalar ke kawasan permukiman penduduk. Kedua, ancaman kekeringan yang berdampak langsung pada sektor pertanian masyarakat.

Guna mengatasi dampak kekeringan pada lahan pertanian, seperti yang mulai dialami petani di Desa Teluk Pandan, Ardiansyah mengarahkan langkah cepat melalui penyaluran bantuan sarana produksi.

Pemkab Kutim melalui Dinas Tanaman Pangan telah mendistribusikan 20 unit pompa air ke sejumlah sentra pertanian sebagai solusi jangka pendek.

“Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong penyelesaian persoalan sistem irigasi di wilayah Kombeng dan kawasan pertanian lainnya agar jaminan pasokan air bagi petani bisa berkelanjutan,” tambahnya.

Baca juga :Ā Faizal Harapkan Dukungan Pemerintah pada Petani Kelapa Sawit

Bupati Ardiansyah juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan instansi terkait untuk memperkuat pendataan lapangan secara akurat sebagai penunjang utama pengambilan kebijakan mitigasi.

“Data yang akurat sangat penting agar langkah mitigasi yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” tegas Bupati.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh unsur pemerintah, TNI/Polri, dunia usaha, relawan, dan masyarakat untuk terus memelihara kolaborasi dan sinergi lintas sektor guna menjaga keselamatan warga, kelestarian lingkungan, serta ketahanan pangan daerah sepanjang musim kemarau. (Put/As-Adv)

Baca Juga

Back to top button