DesaKutai TimurOlahraga

Turnamen Olahraga Rantau Pulung Cup 2026 Resmi Bergulir, Tandingkan 3 Cabor diikuti 32 Tim

Korsa.id, Rantau Pulung – Panggung kompetisi olahraga tahunan di Kecamatan Rantau Pulung resmi bersolek dengan wajah dan nama baru. Ajang yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Camat Cup kini bertransformasi menjadi Rantau Pulung Cup pada gelaran tahun 2026.

Pembukaan perhelatan olahraga ini ditandai dengan seremoni meriah di Lapangan Sepak Bola Desa Mukti Jaya pada Selasa (18/8/2026) yang dihadiri langsung oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman.

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, menjelaskan bahwa perubahan nama turnamen merupakan hasil kesepakatan kolektif bersama seluruh kepala desa se-Kecamatan Rantau Pulung. Perubahan identitas ini diusung agar turnamen tidak lagi dipersepsikan sebagai acara seremonial pejabat, melainkan pesta olahraga milik bersama.

“Supaya event ini menjadi makna untuk kita semua. Ini adalah kegiatan dari kita dan untuk kita semua warga masyarakat Rantau Pulung,” tegas Vita.

Baca juga :Ā Strategi 4K Jadi Senjata TPID Kutim Jaga Stabilitas Harga Menjelang Akhir Tahun

Turnamen tahun ini diikuti oleh kontingen perwakilan dari seluruh desa di Rantau Pulung, ditambah satu kontingen khusus dari siswa-siswi SMA setempat.

Ketua Panitia sekaligus Kepala Desa Mukti Jaya, Muhammad Mansyur Sidik, menyampaikan bahwa suksesnya penyelenggaraan Rantau Pulung Cup 2026 tak lepas dari kolaborasi masif antara pemerintah desa, pelaku usaha, donatur, hingga kontribusi swadaya warga.

Tiga cabang olahraga utama resmi dipertandingkan dengan rincian partisipasi yang cukup sengit, Sepak Takraw diikuti oleh 16 tim, Bola Voli diikuti oleh 9 tim dan Sepak Bola diikuti oleh 7 tim.

“Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dan dukungan semua desa beserta para sponsor, perusahaan, para donatur, dan swadaya masyarakat,” ujar Mansyur.

Baca juga :Ā Ada Program Pasar Murah di Rantau Pulung

Hadir memukul gong pembukaan, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi tinggi nilai kebersamaan yang diusung dalam Rantau Pulung Cup 2026. Menurutnya, olahraga merupakan instrumen efektif untuk merajut silaturahmi sekaligus membentuk karakter pemuda yang menjunjung tinggi sportivitas.

“Olahraga itu adalah salah satu ruang pertemuan yang luar biasa untuk menjunjung tinggi integritas dengan nilai-nilai sportivitas. Kita berharap dari kompetisi ini lahir atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama Rantau Pulung dan Kutim ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkas Ardiansyah.

Dengan bergantinya nama menjadi Rantau Pulung Cup, turnamen ini diharapkan terus konsisten menjadi wadah pemersatu warga sekaligus ajang olahraga rutin yang kian besar di tahun-tahun mendatang. (Put/As)

Back to top button