DesaHukum & KriminalKutai KartanegaraPemkabĀ PPUPenajam Paser Utara

Pemkab PPU Hadiri Rakor Penertiban Bukit Tengkorak, Tegaskan Komitmen Jaga Konservasi Tahura Bukit Soeharto

Korsa.id, IKN – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kawasan konservasi dengan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Penertiban di Bukit Tengkorak, yang berada di dalam kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kamis (1/10/2026) lalu.

Dalam rakor yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Lantai 5 Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut, Pemkab PPU diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten PPU, Hadi Saputro.

Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, serta dihadiri oleh unsur pemerintah daerah lainnya, aparat penegak hukum, dan berbagai instansi terkait guna menindaklanjuti hasil penertiban oleh Tim Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal di Wilayah IKN Tahun 2026.

Kehadiran Pemkab PPU melalui Asisten II Hadi Saputro menegaskan dukungan penuh daerah terhadap sinergi lintas instansi dalam menangani aktivitas ilegal di kawasan konservasi.

Menurutnya, langkah penertiban ini mutlak dilakukan secara terpadu agar penanganan di lapangan berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan persoalan baru.

Baca juga :Ā Pembangunan Bendungan Lawe-Lawe Dilanjutkan, Pemkab PPU Harapkan Perhatian OIKN

Hadi juga menekankan pentingnya koordinasi erat antara Pemkab PPU, Otorita IKN, Pemprov Kaltim, Pemkab Kutai Kartanegara, dan aparat penegak hukum, terutama dalam memastikan efektivitas penanganan pascapenertiban, penyampaian informasi kepada masyarakat, serta pengawasan kawasan.

ā€œPemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara siap mendukung langkah-langkah yang telah disepakati bersama. Yang terpenting adalah adanya koordinasi dan kesamaan langkah antarinstansi, sehingga penanganan kawasan ini dapat dilakukan secara terarah, sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku,ā€ ujar Hadi.

Ia menambahkan, aspek sosial dan kondisi masyarakat di sekitar kawasan juga tetap menjadi perhatian penting dalam setiap pengambilan kebijakan.

Melalui pendekatan yang terkoordinasi dan berkelanjutan ini, fungsi kawasan konservasi Tahura Bukit Soeharto diharapkan dapat terjaga dengan baik tanpa mengabaikan aspek kemasyarakatan di lapangan. (Aw/As-Adv)

Baca Juga

Back to top button