BeritaDiskominfo KutimKutai Timur

Strategi 4K Jadi Senjata TPID Kutim Jaga Stabilitas Harga Menjelang Akhir Tahun

Korsa.id, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur semakin meningkatkan sinergi lintas sektor dalam upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui penerapan strategi 4K yang menjadi pedoman nasional TPID. Strategi tersebut mencakup Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.

Kepala Bagian Perekonomian (Kabag Ekonomi), Vita Nurhasanah, menjelaskan bahwa kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci untuk mencegah gejolak harga yang sering terjadi menjelang hari besar keagamaan maupun akibat gangguan distribusi di beberapa wilayah.

“Kolaborasi dilakukan bersama Forkopimda, perangkat daerah, hingga para distributor dan agen komoditas kebutuhan pokok,” tuturnya.

Salah satu bentuk kerja sama tersebut terlihat dalam koordinasi dengan agen beras di Sangatta yang difasilitasi Dinas Perindag. Langkah ini bertujuan memastikan ketersediaan beras aman menjelang Natal dan Tahun Baru, periode yang biasanya mengalami peningkatan permintaan.

Baca juga : Sulit Dapat Solar, DPRD Kutim Upayakan Pasokan BBM Lancar untuk Nelayan

“Dari hasil komunikasi, stok beras dipastikan stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya. Selain beras, monitoring juga dilakukan pada komoditas seperti gula, minyak goreng, telur, dan daging, yang sering menjadi pemicu inflasi.

Vita menambahkan bahwa komunikasi efektif menjadi elemen penting dalam strategi 4K. Pemerintah rutin menggelar capacity building dan high level meeting untuk menyelaraskan pemahaman antarlembaga.

Selain itu, pihaknya juga memastikan kebijakan pengendalian inflasi berjalan seragam di semua sektor. Dengan demikian, setiap potensi gejolak harga dapat direspons secara cepat dan terukur. (Put/Qad-Adv)

Baca Juga

Back to top button