Kutai TimurPendidikan

Disdikbud Kutim Tegaskan Program Beasiswa Jadi Pemicu Prestasi Anak Daerah

Korsa.id, Sangatta – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya untuk mengawal keberlanjutan pendidikan generasi muda di 18 kecamatan.

Langkah ini dibuktikan lewat sosialisasi program Beasiswa Stimulan Siswa Kutim Tahun 2026 bertajuk “Beasiswa 2026 Membuka Akses, Meraih Prestasi, Membangun Generasi Kutai Timur yang Berdaya Saing” yang digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan strategis yang menghimpun puluhan kepala sekolah SMA sederajat serta operator sekolah se-Kutai Timur ini mempertegas fokus Disdikbud Kutim dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) daerah.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menegaskan bahwa skema bantuan pendidikan dari pemerintah daerah tidak boleh hanya dimaknai sebagai angka atau sekadar bantuan finansial penutup beban ekonomi. Lebih dari itu, beasiswa merupakan instrumen motivasi agar peserta didik terpacu mengejar prestasi setinggi-tingginya.

Baca juga :Ā Sediakan Beasiswa Penuh Hingga Gelar Amerika, Pemkab Kutim Kirim 10 Anak ke Sampoerna University

“Beasiswa bukan hanya bantuan pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi bagi anak-anak kita untuk terus belajar, berprestasi, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan,” tegas Mulyono di sela kegiatan.

Mulyono membeberkan bahwa pembagian peran tata kelola beasiswa di Kutai Timur telah terstruktur dengan rapi untuk memastikan seluruh jenjang pendidikan tersentuh bantuan secara adil’

Dimana fokus Disdikbud Kutim berupa mengelola secara mendalam layanan pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), termasuk program khusus apresiasi bagi siswa penghafal Al-Qur’an (Tahfiz).

Sementara itu, fokus Bagian Kesra Setkab Kutim mengelola Beasiswa Stimulan untuk jenjang pendidikan menengah atas (SMA/SMK/MA/SLB) serta jenjang perguruan tinggi.

Keseriusan Disdikbud dan Pemkab Kutim dalam mengawal pendidikan menengah hingga tinggi telah dibuktikan secara konsisten. Mulyono menjelaskan bahwa sejak tahun 2024, Pemkab Kutim telah menjalankan program unggulan “Beasiswa Indonesia Emas Daerah”.

Baca juga :Ā Novel Minta Bagian Kesra dan Disdik Jalin Komunikasi Bahas Beasiswa

Melalui skema tersebut, Pemkab Kutim telah mengikat kerja sama resmi dengan 10 perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Hasilnya, hingga saat ini sebanyak 150 putra-putri terbaik Kutai Timur telah berhasil mengenyam pendidikan tinggi di kampus-kampus ternama tanah air melalui jaminan beasiswa daerah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kesra Setkab Kutim, Norhadi, menyampaikan bahwa sinergi pendataan bersama jajaran sekolah di bawah koordinasi Dinas Pendidikan sangat krusial agar alur pengusulan berjalan transparan.

Dengan total target enerima 1.000 Siswa yang tersebar di 62 Sekolah SMA/SMK/MA/SLB di 18 Kecamatan, dimana rata-rata kuota kurang lebih 15 Siswa per sekolah.

Melalui penguatan peran Disdikbud Kutim bersama jajaran satuan pendidikan, program beasiswa ini diharapkan menjadi jaminan mutlak bahwa cita-cita dan impian anak-anak di seluruh pelosok Kutai Timur tidak akan terhenti oleh persoalan biaya. (Put/As)

Baca Juga

Back to top button