Pemkab Kutim Apresiasi Sinergi Sunatan Massal yang Digelar Brigif TP 32/Mangkalihat
Korsa.id, Bengalon – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya aksi kemanusiaan sunatan massal bagi masyarakat di Kecamatan Bengalon.
Kegiatan sosial ini diinisiasi oleh Brigade Infanteri (Brigif) TP 32/Mangkalihat Kodam VI/Mulawarman dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) pertamanya di SMAN 1 Bengalon, Minggu (9/8/2026).
Hadir mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra), Trisno, menegaskan apresiasi setinggi-tingginya dari Pemkab Kutim atas aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat tersebut.
āSatu tahun bukanlah usia yang panjang bagi sebuah satuan, namun kehadiran dan kiprah Brigif TP 32/Mangkalihat telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kutai Timur,” ujar Trisno membacakan sambutan tertulis Bupati Kutim.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya bahwa peringatan hari jadi ini tidak dirayakan dengan kemeriahan seremonial semata, melainkan diwujudkan dalam bakti sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,ā tambahnya.
Baca juga :Ā Kodim 0909/KTM Gelar Dandim Festival Musik Award
Trisno memaparkan, bentang wilayah Kutim yang mencapai 35.747,50 kilometer persegi mencakup 18 kecamatan dan 139 desa sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi pemerataan akses kesehatan. Hambatan jarak, kendala biaya, dan keterbatasan tenaga medis kerap dihadapi masyarakat pedalaman serta kawasan pesisir.
Di sinilah Pemkab Kutim memandang pentingnya kolaborasi aksi seperti sunatan massal yang mampu menghadirkan pelayanan medis medis yang aman, higienis, dan gratis secara mendasar.
āKegiatan sunatan massal seperti hari ini memiliki nilai yang jauh lebih besar dari sekadar angka pesertanya: ia menghadirkan negara di tengah masyarakat, meringankan beban ekonomi keluarga, sekaligus memastikan tindakan khitan dilakukan secara medis yang aman dan bermanfaat bagi kesehatan anak,ā tegasnya.
Penyelenggaraan bakti sosial ini berjalan sukses berkat kolaborasi lintas instansi yang solid. Dimana Brigif TP 32/Mangkalihat selaku pemrakarsa kegiatan serta menerjunkan tim dokter militer. Sementara itu BAZNAS Kutim menyokong alokasi pembiayaan melalui dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat.
Baca juga :Ā Kepala BPKAD Pastikan Pihaknya Kooperatif Ikuti Pemeriksaan Kejati Kaltim
Disisi lain ada Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Sepaso yang mengerahkan tim medis dan tenaga kesehatan teknis. Dan Dinas Pendidikan dalam hal ini SMAN 1 Bengalon yang telah memfasilitasi tempat dan ruang operasional tindakan khitan.
“Inilah potret gotong royong yang sesungguhnya: TNI, pemerintah daerah, lembaga zakat, dunia pendidikan, dan tenaga kesehatan bergerak dalam satu barisan untuk melayani rakyat,” imbuh Trisno.
Pemkab Kutim menilai langkah ini sejalan dengan prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutim 2025ā2029 dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045. Sebab, investasi kesehatan pada anak usia dini, sekecil apa pun bentuknya adalah investasi terbesar bagi masa depan daerah. (Sy/As-Adv)






