DesaDPRD KaltimKutai KartanegaraPertanian

Didik Dorong Kukar Manfaatkan Lahan Untuk Pertanian dan Perkebunan

Korsa.id, Tenggaroang – Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki potensi besar untuk lepas dari jerat ketergantungan pada sektor tambang dan migas.

Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Didik Agung Eko Wahono, menilai lahan Kukar yang luas dan subur adalah “Lahan Emas” yang seharusnya dimanfaatkan maksimal untuk sektor pertanian dan perkebunan.

Didik menegaskan, keberhasilan membangun ketahanan pangan akan menjadi sinyal positif menuju kemandirian ekonomi lokal.

“Kutai Kartanegara seharusnya bisa menjadi lumbung pangan Kalimantan Timur. Tapi kita harus melihat ini sebagai peluang ekonomi, bukan sekadar persoalan beras atau sayur,” jelasnya, menuntut perubahan perspektif dari sekadar pangan menjadi bisnis.

Baca juga : Anggaran Dipangkas Rp716 Juta, Dinas Ketahanan Pangan PPU Tetap Jalankan Program Strategis

Menurut Didik, kemandirian pangan lokal harus berbasis pada kemandirian petani, inovasi, dan ekosistem pertanian yang berkelanjutan.

Sektor ini menjanjikan dampak ganda: bukan hanya meningkatkan perekonomian, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan, memperkuat UMKM berbasis pertanian, dan mengurangi ketimpangan sosial.

Ia mengkritik bahwa pemerintah daerah perlu menyusun strategi jangka panjang yang lebih serius. Dukungan nyata harus diberikan dari hulu hingga ke hilir, mencakup akses permodalan, infrastruktur pendukung, dan sistem distribusi yang efisien.

“Ketahanan pangan harus dibarengi dengan dukungan nyata kepada petani dari hulu hingga ke hilir. Termasuk membangun kemitraan yang adil antara petani, pelaku usaha, dan pemerintah,” imbuhnya.

Baca juga : Desa Sukamaju Fokus pada Ketahanan Pangan dan Pengembangan Wisata Goa Batu Gelap

Didik secara eksplisit menyampaikan bahwa pengembangan sektor pertanian dapat secara signifikan mengurangi ketergantungan masyarakat Kukar pada sumber daya alam tak terbarukan.

Ia menekankan bahwa ketahanan pangan adalah investasi jangka panjang yang membawa dampak positif dan stabil bagi masyarakat.

Didik meyakini jika dijalankan dengan serius dan konsisten, Kukar bisa menjadi daerah yang bukan hanya kaya sumber daya alam, tapi juga mandiri secara ekonomi dan tangguh secara sosial. (Put/Qad-Adv)

Baca Juga

Back to top button