Ekti Imanuel Dorong Percepatan Proyek Jalan Tering–Ujoh Bilang
Korsa.id, Mahakam Ulu – Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Timur Ekti Imanuel meminta percepatan penyelesaian proyek pembangunan jalan penghubung Tering–Ujoh Bilang yang menjadi urat nadi akses darat masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu.
Ekti bersama rombongan Komisi III DPRD Kaltim melakukan monitoring lapangan ke Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu, Jumat (17/10), untuk meninjau progres pekerjaan sepanjang 28 kilometer yang dibagi menjadi empat segmen.
“Hari ini kami melakukan monitoring langsung terhadap pembangunan jalan Tering–Ujoh Bilang, segmen 1 hingga segmen 4. Dari hasil tinjauan lapangan, segmen 1 menunjukkan progres yang cukup baik, telah mencapai 80 persen,” ujar Ekti.
“Sementara segmen 3 juga relatif maju dengan capaian sekitar 60 persen. Namun, segmen 2 dan segmen 4 masih tertinggal, masing-masing progres baru menyentuh 20 persen dan 24 persen,” tambahnya.
Baca juga : DPRD Kaltim Dorong Solusi Jalan Sangatta – Bengalon dan KTT – Kariangau ke BBPJN
Ia menegaskan, waktu pelaksanaan proyek kian sempit, dengan sisa masa kontrak sekitar 70 hari. Karena itu, DPRD Kaltim mendorong kontraktor pelaksana untuk bekerja lebih optimal dan fokus pada percepatan penyelesaian pekerjaan.
“Kami telah menyampaikan bahwa pada akhir Desember nanti akan dilakukan monitoring akhir. Harapan kami, seluruh pihak yang terlibat dapat menunjukkan komitmen penuh terhadap pembangunan ini,” ujarnya.
Menurutnya, jalan penghubung antara Kubar dan Mahulu bukan sekadar proyek fisik, tetapi merupakan urat nadi kehidupan masyarakat Mahakam Ulu yang sangat merindukan akses darat yang layak.
Dalam tinjauan tersebut, Ekti juga menyoroti sejumlah kendala teknis di lapangan, khususnya keterbatasan material konstruksi seperti batu dan semen.
Baca juga : Komisi IV DPRD Kaltim Turun ke Bongan Tuntaskan Persoalan Masyarakat dan Perusahaan Sawit
“Kami minta PPK segera berkoordinasi dengan kontraktor pelaksana agar persoalan material ini dapat segera diatasi. Dalam kunjungan sebelumnya, kami sudah tegaskan, ‘Siap tidak materialnya?’ Jawaban mereka selalu ‘siap’. Namun kenyataannya, progres di lapangan masih rendah. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Ekti memastikan DPRD Kaltim akan terus mengawal proyek strategis tersebut. Menurutnya, pembangunan jalan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal keadilan akses dan peningkatan kesejahteraan warga pedalaman.
“Kami akan terus mengawasi dan mendorong agar pembangunan ini selesai tepat waktu. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi soal keadilan akses dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tutupnya. (Rls/Put/Qad-Adv)






