Jumat Bersih Kecamatan Sangatta Utara Sasar Wilayah Desa Persiapan Singa Karta
Korsa.id, Sangatta – Menggemakan semangat kepedulian lingkungan dan kesehatan masyarakat, Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara bersama Desa Persiapan Singa Karta dan Pokja 3 TP PKK Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Aksi Jumat Bersih (KJB) terpadu pada Jumat (14/8/2026).
Aksi gotong royong massal yang dipadukan dengan sosialisasi pola hidup sehat ini difokuskan di kawasan pemukiman padat RT 15 dan RT 28, mencakup wilayah Gang Masjid, Gang Santai, hingga Gang Sukarela.
Langkah kolaboratif ini melibatkan lintas sektor secara masif. Tak hanya jajaran pemerintah dan akademisi, sektor swasta pun turut terjun ke lapangan membahu bersama warga.
Mulai dari Dinas Kesehatan, UPT Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, Forkopimcam Sangatta Utara, serta TP PKK Kutim. Hadir pula Mahasiswa STIE Nusantara, siswa SMK Muhammadiyah, serta unsur swasta seperti Manajemen Hotel Royal Victoria, PT Kaltim Prima Coal (KPC), dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA).
Baca juga :Ā Gerakan Jumat Bersih Sasar Desa Persiapan Teluk Rawa, Kapolsek Ajak Tumbuhkan Gotong Royong
Kegiatan KJB kali ini terasa kian istimewa karena dirangkai dalam momentum peringatan hari jadi pertama Desa Persiapan Singa Karta yang jatuh pada 12 Agustus lalu. Saat ini, wilayah yang mencakup area strategis Jalan Yos Sudarso 2 hingga kawasan pesisir Pantai Kenyamukan ini tengah digembleng menuju status desa definitif dari induknya, Desa Sangatta Utara.
Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi, menjelaskan bahwa KJB merupakan program rutin mingguan yang konsisten digulirkan di empat desa dan satu kelurahan definitif, yakni Desa Sangatta Utara, Kelurahan Teluk Lingga, Desa Singa Gembara, dan Desa Swarga Bara.
Kini, cakupan program tersebut resmi diperluas ke tiga desa persiapan: Singa Karta, Sangatta Prima, dan Teluk Rawa.
“Tujuan KJB bukan sekadar menjaga kebersihan fisik lingkungan. Kegiatan ini menjadi sarana ampuh mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui momentum ini, kami bisa meninjau langsung kondisi riil di lapangan serta memastikan program pembangunan tingkat RT berjalan optimal,” ujar Hasdiah.
Baca juga :Ā Agusriansyah : Infrastruktur Air Bersih Terus Berkembang
Sementara itu, Ketua TP PKK Kutim, Siti Robiah Ardiansyah, menegaskan pentingnya kesadaran mandiri masyarakat dalam merawat kebersihan area tempat tinggal. Ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa partisipasi aktif warga.
Siti Robiah menyoroti dinamika perubahan cuaca ekstrem yang rawan memicu banjir jika drainase dan lingkungan pemukiman tersumbat oleh sampah.
“Saat ini kita menghadapi dinamika cuaca yang tidak menentu. Jika sampah dibiarkan berserakan di parit dan badan jalan, risiko genangan air atau banjir saat hujan tiba akan sangat tinggi. Mari bersama-sama kita merawat parit dan lingkungan demi kesehatan serta keselamatan bersama,” imbau Siti Robiah.
Melalui aksi gotong royong terpadu ini, diharapkan budaya hidup bersih dan sehat dapat terus mengakar di tengah masyarakat Kutai Timur, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, asri, dan bebas dari ancaman bencana banjir. (Put/As)






