DPRD KaltimKaltimNasional

Darlis Pattalongi dan Baharuddin Ambil Bagian Dalam Penanaman 1.010 Kpi Librika di KIPP IKN

Korsa.id, IKN – Ketua DPRD Kaltim diwakili oleh M. Darlis Pattalongi dan Baharuddin Demmu, ambil bagian dalam penanaman 1.010 pohon kopi Liberika di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (10/10/2025) kemarin.

Kegiatan yang dipandu langsung oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono, turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Otorita IKN, Perwakilan Bank Indonesia, Pupuk Kaltim, Rektor Universitas Mulawarman Abdunnur, ratusan mahasiswa dan pelajar.

Kegiatan yang dipusatkan di Embung Daerah Aliran Sungai (DAS) Sanggai, merupakan upaya pemecahan Rekor MURI dan simbol komitmen terhadap pembangunan hijau yang terus bersinambungan.

M. Darlis Pattalongi menyampaikan rasa syukur, dan rasa bangganya lantaran turut ikur serta dalam pemecahan rekor, yang dilakukan kolaborasi lintas sektor.

Baca juga : Dispora Kaltim Gelar Rakor ke-15 di IKN, Perkuat Sinergi Pemuda dan Olahraga Antarwilayah

“Alhamdulillah, hari ini komunitas pecinta kopi bersama masyarakat dan pemerintah turut memecahkan rekor menanam 1.010 batang kopi di IKN. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Timur, khususnya Sepaku, yang memiliki potensi besar terhadap komoditas kopi Liberika,” ujar Darlis.

la berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memperkenalkan potensi kopi Liberika khas Sepaku ke kancah nasional bahkan internasional.

Sementara itu, Baharuddin Demmu juga menekankan pentingnya penanaman kopi sebagai bagian dari strategi pembangunan hijau di IKN.

“Hari ini kita menanam kopi Liberika di IKN untuk memecahkan Rekor MURI. Ada sekitar 1.010 pohon yang ditanam. Kita berdoa semoga tumbuh subur dan menjadikan kawasan ini sebagai sentra kopi ke depan,” ungkap Baharuddin.

la menambahkan, penanaman kopi di sekitar embung juga berfungsi ekologis. “Selain sebagai komoditas ekonomi, tanaman kopi bisa menjadi penyangga air dan memperkuat ekosistem hijau di IKN. Ini sejalan dengan konsep IKN sebagai kota yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” tuturnya.

Baca juga : Destinasi Baru, Seruput Kopi di Kebun Sambil Melihat Proses Pembuatan Kopi Luwak

Diketahui, Kopi Liberika dipilih karena memiliki daya adaptasi tinggi terhadap lahan marginal, serta berpotensi menjadi komoditas unggulan bernilai ekonomi.

Penanaman ini juga bertujuan menjaga ekosistem embung melalui penghijauan, mendorong ketahanan pangan, memperkuat ekonomi lokal, serta meneguhkan peran IKN sebagai pusat pembangunan hijau berorientasi masa depan. (Put/Qad-Adv)

Baca Juga

Back to top button