DPRD KaltimKutai KartanegaraRagam

Guntur Apresiasi Program Pemkab Kukar : “Terima Kaseh Guru Ngaji Ku”

Korsa.id, Samarinda – Keberadaan guru ngaji dinilai memegang peran fundamental dalam membangun karakter dan moral generasi muda Kalimantan Timur.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur, melontarkan pujian tinggi terhadap program “Terima Kaseh Guru Ngaji Ku” yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Guntur ditemui awak media pada Kamis (14/8/2025), menyebut program yang memberikan insentif tidak hanya kepada guru ngaji, tetapi juga imam, khatib, dan marbut, ini sebagai bentuk penghormatan atas jasa pembinaan spiritual masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kebijakan ini. Ini bukan semata soal insentif, melainkan pengakuan atas peran vital para tokoh agama dalam membentuk karakter masyarakat, khususnya generasi muda,” kata Guntur.

Baca juga : Tingkatkan Nilai Keagamaan, 70 Persen Sekolah Jalankan Program GEMA

Guntur menyoroti bahwa perhatian terhadap pendidik agama selama ini cenderung minim, padahal kontribusi mereka sangat besar terhadap kesuksesan spiritual anak didik.

“Perhatian masyarakat biasanya tertuju pada latar belakang keluarga. Jarang sekali ada yang menanyakan siapa guru ngaji yang membimbing mereka hingga mencapai prestasi tersebut,” ujarnya.

Ia menyambut baik adanya fasilitas umrah gratis bagi guru ngaji terpilih dalam program Kukar tersebut, yang dinilainya sebagai penghargaan nyata.

Guntur juga menekankan pentingnya keberlanjutan Gerakan Etam Mengaji Al-Qur’an (GEMA) yang efektif membudayakan tradisi belajar Al-Qur’an di masyarakat.

Baca juga : Pemkab Kukar Sukses Gelar Gema Idaman ke Tiga

Politisi Dapil Kukar ini menegaskan bahwa pembangunan fisik harus sejalan dengan pembinaan spiritual. Pendekatan religius seperti ini sangat dibutuhkan.

“Pendekatan religius semacam ini justru memperkuat visi pembangunan manusia yang tidak hanya produktif dan modern, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai Ketuhanan,” ujarnya.

Guntur berharap di bawah kepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basari dan Wakil Bupati Rendi Solihin, kebijakan penguatan kehidupan beragama terus dikembangkan demi mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera lahir dan batin. (Rh/Put/Qad-Adv)

Baca Juga

Back to top button