Sekda Sunggono Sebut Pers Merupakan Mitra Strategis Pemerintah
Korsa.id, Tenggarong – Aula Serbaguna Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi saksi bisu prosesi pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kukar periode 2025-2028, Senin (16/2/2026). Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis memperkokoh pilar demokrasi dan pembangunan di Tanah Kutai.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus baru. Ia menegaskan bahwa hubungan antara pemerintah dan media harus didasarkan pada rasa saling percaya.
“Pers bukanlah musuh pemerintah. Pers adalah mitra strategis,” tegas Sunggono di hadapan para pengurus PWI Kalimantan Timur dan anggota yang baru dilantik.
Menurutnya, peran pers dalam pembangunan daerah mencakup tiga dimensi krusial. Mengubah bahasa teknis birokrasi menjadi narasi yang mudah dicerna masyarakat, memastikan program pemerintah berjalan transparan dan akuntabel, memberikan masukan konstruktif yang berbasis data, bukan sekadar opini tanpa dasar.
Baca juga :Ā Ardiansyah Ingatkan PWI Kutim Tegakkan Kebenaran Pemberitaan
Kemitraan ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik. PWI Kukar ditantang untuk melakukan liputan mendalam terhadap program-program unggulan, mulai dari Kukar Bergizi dan Kukar Beasiswa, hingga investigasi terhadap komitmen reklamasi perusahaan dalam program Jaga Kukar Lestari.
Di tengah arus informasi yang tak terbendung, Sekda mengingatkan fenomena post-truth yang mengaburkan fakta. Ia berharap PWI Kukar berdiri di garda terdepan sebagai lembaga verifikasi fakta.
“Bangun literasi media hingga ke pelosok desa. Lawan hoaks yang merusak sendi demokrasi, dan angkat potensi lokal kita agar menembus panggung nasional melalui karya jurnalistik kreatif,” imbuhnya.
Menutup arahannya dengan sisi spiritual, Sunggono mengutip Surah Al-Hujurat ayat 6 tentang pentingnya tabayyun atau verifikasi informasi. Ia memandang tugas jurnalis sebagai pengabdian yang mulia.
Baca juga :Ā Diskominfo Kutim Fokus Dua Arah: Akses Internet Merata dan Sistem Keamanan Siber yang Lebih Kuat
“Verifikasi informasi adalah bentuk ibadah, menyebarkan kebenaran adalah amal jariyah, dan mengedukasi masyarakat adalah jihad intelektual yang diridhai Allah SWT,” pesan Sekda.
Dengan semangat kolaborasi ini, Pemkab Kukar berharap periode 2025-2028 akan menjadi era keemasan bagi jurnalisme di Kutai Kartanegara era di mana pers tidak hanya profesional dan beretika, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi percepatan pembangunan daerah. (*/As)






