Sabaruddin Panrecalle Pimpin Kunker ke Pemprov Jabat, Perdalam Pengelolaan BUMD
Korsa.id, Bandung – Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) bergerak cepat memperbaiki kinerja BUMD di daerahnya. Rombongan Komisi II melancarkan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada Kamis (9/10/2025).
Kunker itu guna melakukan sharing session dan komparasi langsung terkait pembentukan Peraturan Daerah (Perda) dan tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berbentuk Perseroan Daerah (Perseroda). Kunjungan ini secara spesifik bertujuan menggali “resep rahasia” sukses pengelolaan BUMD Jabar.
“Dari informasi yang kami terima, sistem pengelolaan BUMD di Jawa Barat dinilai baik. Karena itu, kami berharap bisa membawa pulang aplikasi dan pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan BUMD,” ujar Ketua Komisi II, Sabaruddin Panrecalle.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut serius dari rapat internal Komisi II bersama direksi PT Migas Mandiri Pratama (MMP) Kaltim dan PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Kaltim, yang turut serta dalam rombongan. Kehadiran para Direktur Utama BUMD ini menandakan komitmen kuat untuk mencontoh sistem yang sudah mapan.
Baca juga : Fraksi PKS Minta Investasi BUMD Harus Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
DPRD Kaltim berharap kunjungan ini dapat memperkaya perspektif legislatif dalam menyusun regulasi serta mendorong tata kelola BUMD yang lebih profesional dan transparan di Kaltim.
Tujuan utama dari langkah ini bukan hanya meningkatkan efisiensi internal BUMD Kaltim. Lebih jauh, Komisi II ingin memastikan bahwa entitas bisnis milik daerah ini mampu berkontribusi secara optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembangunan ekonomi daerah.
Rombongan Komisi II, yang terdiri dari Sabaruddin Panrecalle, Wakil Ketua Sapto Setyo Pramono, serta anggota Sigit Wibowo, Abdul Giaz, Sulasih, dan Yonavia.
Baca juga : Tata Kelola BUMD dalam Rancangan APBD 2025 Kutim, Fraksi Golkar: Harus Sesuai Ketentuan
Kekompakan ini menegaskan bahwa sinergi antara DPRD, Eksekutif, dan manajemen BUMD adalah kunci mutlak dalam mewujudkan perusahaan daerah yang sehat, berdaya saing, dan berorientasi pada kemajuan Kaltim.
Rombongan Komisi II diterima langsung oleh Heri Purnama, Analis Kebijakan Ahli Muda Biro BUMD, Investasi, dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Jawa Barat. (Put/Qad-Adv)






