Sigit Wibowo Keberatan Terhadap Keputusan Gubernur yang Hapus Anggaran Media dan Olahraga
Korsa.id, Samarinda – Kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun ini menuai protes keras dari DPRD Kaltim.
Anggaran yang dianggap terlalu fokus ke sektor infrastruktur dinilai mengabaikan sektor penting lainnya, yakni olahraga (cabor) dan kegiatan media.
Kekhawatiran akan ketimpangan pembangunan ini disampaikan lantang oleh Anggota DPRD Kaltim, Sigit Wibowo. Ia menyuarakan keberatannya terhadap keputusan Gubernur Rudy Mas’ud, memperingatkan bahwa pengabaian dua sektor strategis ini bisa merusak fondasi sosial dan budaya Kaltim ke depan.
Sigit menegaskan bahwa pembangunan fisik tidak boleh mengorbankan pilar pembangunan berkelanjutan lainnya. Ia melihat olahraga dan media sebagai kunci pembentukan karakter dan penyebaran informasi yang sehat.
Baca juga : Sekda Imbau ASN di Kukar Untuk Bijak Dalam Bermedia Sosial Khususnya Menjelang Pelaksanaan PSU
“kami memiliki tanggung jawab moral untuk memperjuangkan kebutuhan konstituen. Sektor olahraga dan media memiliki peran penting dalam pembentukan karakter generasi serta penyebaran informasi yang mendidik,” tegas politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini, Rabu (6/8/2025).
Menurut Sigit, ketiadaan alokasi dana untuk olahraga berpotensi besar mengganggu pembinaan atlet lokal Kaltim.
Sementara itu, minimnya perhatian pada media dikhawatirkan akan membatasi akses publik terhadap informasi yang sehat dan edukatif.
Meski draf anggaran ini telah memicu sorotan, Sigit menyebut keputusan tersebut belum bersifat final.
Anggota dewan, katanya, telah menyampaikan keprihatinan ini melalui jalur informal dan berjanji akan segera membawa persoalan ini ke meja pembahasan resmi dewan.
“Untuk detail besaran anggaran, masyarakat diminta menunggu keterangan resmi dari pimpinan dewan,” tutupnya, memberikan sinyal bahwa perdebatan soal alokasi dana ini masih akan berlanjut. (Put/Qad-Adv)






