Sinergi Pemkab Kutim dan Forkopimda dalam Penanganan Karhutla hingga Narkoba
Korsa.id, Sangatta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) menunjukkan komitmen penuh dalam menjaga keamanan wilayah dan masa depan generasi mudanya.
Melalui sinergi kuat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemkab terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah, sekaligus merancang program masif edukasi anti-narkoba bagi pelajar.
Langkah proaktif ini ditegaskan oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman seusai memimpin rapat koordinasi rutin bersama Ketua DPRD Kutim Jimmi, Kepala Kesbangpol Tejo Yuwono, serta jajaran Forkopimda di Ruang D’Lounge Perwira, Lanal Sangatta, Selasa (22/9/2026).
Terkait mitigasi bencana lingkungan, Bupati Ardiansyah memastikan respons cepat terus dilakukan di lapangan. Meski data dari Polres Kutim mencatat luas lahan terdampak karhutla mencapai sekitar 112 hektare yang tersebar di sejumlah kecamatan dengan tingkat kerawanan bervariasi, ia menjamin seluruh titik api telah ditangani secara optimal berkat koordinasi ketat lintas instansi.
Baca juga :Ā Pergantian Komandan Lanal Sangatta, Ini Harapan Anggota DPRD Ramdhani
āKita sudah mendapat laporan dari masing-masing posko di kecamatan. Semuanya langsung ditangani dengan baik dan cepat,ā tegas Ardiansyah.
Selain fokus menjaga kelestarian lingkungan, rapat tersebut juga mematangkan agenda persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Kutim. Memanfaatkan momentum peringatan tersebut, pemerintah daerah bersiap meluncurkan deklarasi anti-narkoba berskala besar yang melibatkan para peserta upacara, khususnya kalangan pelajar.
Pemerintah memastikan langkah ini tidak akan berhenti pada sebatas kegiatan seremonial. Deklarasi tersebut akan diwujudkan dalam bentuk program literasi dan edukasi pencegahan bahaya narkotika yang menyasar langsung siswa Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebagai fondasi penguatan kesadaran sejak dini.
Kapolres Kutim Aryansyah yang turut hadir dalam rapat tersebut, mendukung penuh langkah edukatif Pemkab Kutim. Menurutnya, pemahaman yang diberikan sejak dini adalah tameng utama bagi generasi muda agar tidak terjerumus, sekaligus menjadikan mereka agen pencegahan di lingkungan terdekatnya.
Baca juga :Ā Kapolres Kutim AKBP Aryansyah Ancam Sanksi Tegas Pembakar Lahan dan Panggil Kedes
āTidak hanya sekadar deklarasi anti-narkoba, namun kita juga memberikan pengetahuan agar anak-anak kita, pelajar SD dan SMP di Kutim ini, benar-benar dapat memahami. Dengan begitu, mereka bisa membentengi diri dan ikut mendukung pemberantasan narkoba, minimal di lingkungan keluarga,ā ujar Aryansyah.
Melalui aksi nyata di dua sektor strategis ini, Pemkab Kutim berharap dapat mewujudkan daerah yang aman dari ancaman bencana ekologis, sekaligus mencetak generasi masa depan Kutai Timur yang bersih, tangguh, dan berintegritas. (Put/As-Adv)






