Diskominfo KutimKutai Timur

Pangkas Jarak dan Ruang, Pemkab Kutim Resmi Luncurkan Platform Terpadu Digital Kutai Timur

Korsa.id, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) resmi meluncurkan platform Terpadu Digital Kutai Timur di Pelangi Room Hotel Royal Victoria Sangatta, Rabu (2/9/2026). Langkah ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan sekaligus mendekatkan serta mempermudah akses pelayanan publik bagi masyarakat.

Peluncuran platform tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, didampingi Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Ronny Bonar H. Siburian.

Dalam sambutannya, Wabup Mahyunadi menegaskan bahwa tantangan tata kelola pemerintahan saat ini sudah bergeser secara signifikan seiring pesatnya perkembangan teknologi.

“Tantangan pelayanan publik saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan keterbatasan sarana administrasi seperti kertas dan alat tulis, tetapi juga kemampuan memanfaatkan teknologi untuk mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan jarak,” ujar Mahyunadi.

Baca juga :Ā Diskominfo Staper Kutim Sisir Pendataan Desa dan Fasilitas Tertinggal demi Pembangunan Tepat Sasaran

Mahyunadi mengapresiasi terobosan Diskominfo Staper Kutim yang berhasil menghadirkan platform interaktif dan ramah pengguna ini. Secara khusus, ia memberikan catatan kritis terkait pembenahan kanal digital dan website resmi milik pemerintah daerah agar lebih fungsional.

Website perangkat daerah wajib bertransformasi menjadi pusat informasi dan pelayanan publik yang adaptif, bukan sekadar etalase dokumentasi kegiatan pejabat. Selain itu tampilan dan isi informasi perlu dibuat beragam serta menarik agar masyarakat tidak jenuh saat mengaksesnya.

ā€œWebsite kita tidak boleh hanya menjadi etalase berita dan dokumentasi kegiatan, tetapi harus menjadi media informasi dan pelayanan publik,ā€ tambahnya.

Penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) didorong untuk meningkatkan produktivitas ASN secara bijak, aman, dan bertanggung jawab tanpa mengenyampingkan kualitas pelayanan langsung.

Baca juga :Ā Diskominfo Staper Latih Admin SP4N-LAPOR! OPD, Beri Kunci Respon Aduan Secara Cepat

Sementara itu, Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar H. Siburian, menjelaskan bahwa Terpadu Digital Kutai Timur dirancang sebagai wadah terintegrasi untuk mendukung pencapaian 50 Program Unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutim.

Ronny menekankan bahwa keberhasilan digitalisasi birokrasi tidak diukur dari banyaknya jumlah aplikasi atau seberapa canggih teknologi yang digunakan, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan oleh publik.

“Teknologi bukanlah tujuan, tetapi sarana untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih efektif dan pelayanan publik yang lebih baik,” tegas Ronny.

Baca juga :Ā Diskominfo Staper Siapkan Data Pemetaan Blank Spot, Selaraskan DenganPengembangan Infrastruktur Telkom Group.

Guna memastikan keberlanjutan platform ini, Diskominfo Staper terus membenahi sektor infrastruktur, kapasitas SDM, integrasi data, hingga sistem keamanan informasi dengan menggandeng seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Kutim. (Put/As-Adv)

Baca Juga

Back to top button