EkonomiKutai TimurRagam

Angkat Batik Ukir Khas Kayan Umaq Lekan, UMKM Miau Baru Ciptakan Produk Kreatif Berhak Cipta

Korsa.id, Kongbeng – Kekayaan budaya Dayak Kayan tidak hanya memukau lewat ritual adat dan seni tari dalam Festival UFAH 2026. Lebih dari itu, potret ekonomi kreatif turut bersinar melalui hadirnya produk fesyen batik bermotif ukiran khas Kayan Umaq Lekan yang digagas oleh pelaku UMKM lokal Desa Miau Baru, Kecamatan Kombeng, Minggu (9/8/2026).

Produk unggulan tersebut diperkenalkan secara resmi melalui penyerahan secara simbolis baju batik Kayan Umaq Lekan kepada Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi di sela-sela kemeriahan festival.

Perwakilan UMKM Kayan Umaq Lekan mengungkapkan bahwa pengembangan busana batik beridentitas budaya ini berjalan sukses berkat sinergi dan bantuan dari berbagai pihak, mulai dari fasilitas mesin jahit hingga pelatihan intensif. Menariknya, produk batik khas ini juga telah resmi mengantongi legalitas Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

ā€œBaju yang saya pakai sekarang ini sudah keluar hak ciptanya atau HAKI-nya oleh perusahaan DSN Group,ā€ jelas perwakilan UMKM tersebut sembari menyampaikan apresiasi atas kemitraan perusahaan swasta yang konsisten membina potensi ekonomi warga lokal.

Baca juga :Ā Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Upaya Disdikbud Hadirkan Edukasi Sejarah Islam di Kutim

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyambut hangat terobosan pelaku UMKM yang mampu mengawinkan nilai-nilai kearifan lokal dengan nilai ekonomi. Menurutnya, inovasi seperti ini sejalan dengan arah pembangunan Kutim yang senantiasa menempatkan kebudayaan sebagai pilar utama.

ā€œBudaya itu adalah tolok ukur yang pertama, bangunan pertama dalam rangka kita membangun Kutai Timur,ā€ ujar Ardiansyah.

Ardiansyah menegaskan bahwa adat dan kebudayaan tidak hanya berfungsi sebagai identitas dan perekat sosial di tengah masyarakat Kutim yang multietnis, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan warga jika dikelola secara kreatif.

ā€œAdat dan budaya kontribusinya besar di dalam pembangunan kita di Kutai Timur,ā€ tegasnya.

Baca juga :Ā Pesona Festival Budaya UFAH Tarik Wisatawan Jerman

Penyerahan simbolis baju batik Kayan Umaq Lekan yang disaksikan langsung oleh jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat ini membuktikan bahwa pelestarian adat dan pengembangan ekonomi kreatif dapat berjalan selaras.

Lewat legalitas HAKI dan tampilan yang elegan, batik ukir khas Kayan Umaq Lekan siap menjadi ikon baru produk kreatif kebanggaan masyarakat Kutai Timur. (Ek/As)

Baca Juga

Back to top button