Sampaikan Aspirasi di Festival UFAH 2026, Bupati Kutim Langsung Beri Kuliah Gratis bagi Putra-Putri Dayak Kayan
Korsa.id, Kongbeng – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kembali dibuktikan secara nyata.
Menanggapi aspirasi masyarakat saat perhelatan Festival UFAH 2026 di Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Minggu (9/8/2026), Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman secara spontan membuka akses kuliah gratis bagi generasi muda Dayak Kayan.
Momentum tersebut bermula ketika Ketua Umum Persekutuan Dayak Kayan Kaltim-Kaltara, Tan Irang, menyampaikan sambutannya di hadapan jajaran Pemkab Kutim.
Tan Irang secara khusus memohon dukungan pemerintah daerah agar putra-putri Kayan di Desa Miau Baru yang berprestasi mendapat kesempatan dan kemudahan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, baik diploma maupun sarjana (S1).
Baca juga :Ā Pesona Festival Budaya UFAH Tarik Wisatawan Jerman
āKami mohon kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, kalau bisa putra-putri Kayan yang berprestasi bisa diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, baik diploma maupun S1,ā pangkas Tan Irang.
Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi penerus yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Aspirasi tersebut direspons cepat oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman. Di hadapan ribuan warga yang hadir, Ardiansyah menegaskan bahwa Pemkab Kutim telah menyediakan akses pendidikan tinggi gratis melalui Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutim.
āKalau mau kuliah di STIPER, kuliahnya gratis,ā ujar Ardiansyah.
Tak berhenti di situ, guna memastikan kepastian kuota dan pendaftaran, Bupati Ardiansyah bahkan langsung menghubungi Ketua STIPER Kutim via telepon saat acara berlangsung.
Baca juga :Ā Bukber IKA TP STIPER Kutim, Momentum Kebersamaan Membangun Pertanian
Setelah mengonfirmasi bahwa jalur penerimaan mahasiswa baru masih dibuka, ia mengajak para orang tua dan pemuda Miau Baru untuk segera mendaftarkan diri.
āMasih bisa mendaftar. Silakan mendaftar, belajarnya gratis,ā tegas Ardiansyah.
Ardiansyah menilai, program studi pertanian di STIPER Kutim sangat relevan dan strategis dengan potensi geografis wilayah Kecamatan Kombeng dan sekitarnya yang kaya akan sektor agraris.
āDi sini kan daerah pertanian, sehingga saya kira sangat cocok kalau anak-anak kita belajar di bidang pertanian,ā jelasnya.
Baca juga :Ā Bahaduddin Muin Dorong Peningkatan Infrastruktur Pertanian di Babulu
Langkah responsif Bupati Kutim ini menegaskan kembali bahwa penyiapan SDM berkualitas merupakan prioritas utama pembangunan di Kutai Timur.
Pemkab Kutim berkomitmen untuk terus memperluas keterjangkauan pendidikan tinggi agar seluruh anak bangsa, termasuk generasi muda di wilayah pedalaman, memiliki kesempatan setara untuk meraih masa depan yang cerah. (Put/As)






