Bupati Ardiansyah Resmikan Penyalaan Listrik 24 Jam di 6 Desa Wilayah Sangkulirang
Korsa.id, Sangkulirang – Penantian panjang warga di enam desa wilayah Kecamatan Sangkulirang akhirnya tuntas. Aliran listrik dari PT PLN (Persero) kini telah resmi mengalir selama 24 jam penuh di Desa Saka, Palawan, Tepian Terap, Mandu Dalam, Mandu Pantai Sejahtera, dan Peridan.
Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa kehadiran infrastruktur kelistrikan ini menjadi jawaban atas kerinduan masyarakat yang sebelumnya hanya mengandalkan penerangan terbatas dari genset atau pengelolaan mandiri lewat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan durasi operasional yang terbatas serta biaya operasional yang cukup tinggi.
“Coba ditanya ke enam desa ini, pasti jawabannya sekarang kita sudah merdeka, karena listrik sudah 24 jam,” ujar Bupati Ardiansyah Sulaiman saat meresmikan listrik desa 24 jam di Halaman Kantor Desa Saka, Sabtu malam lalu.
Peresmian tersebut turut dihadiri dan disaksikan oleh Asisten Pemkesra Trisno, Anggota DPRD Kaltim Agusriansyah Ridwan, Anggota DPRD Kutim Ardiansyah, Plh Manajer ULP Bontang Tri Hari Lukito, serta sejumlah undangan yang hadir.
Baca juga : Desa Senambah Belum Teraliri Listrik PLN, Begini Tanggapan DPRD Kutim
Bupati menjelaskan, capaian ini merupakan buah dari sinkronisasi antara program unggulan pemerintah daerah dengan program Listrik Desa (Lisdes) dari PT PLN (Persero).
Proses percepatan masuknya setrum ke wilayah-wilayah pelosok tersebut juga terbantu berkat adanya jaringan interkoneksi sistem kelistrikan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yang melewati jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).
Lebih lanjut, target penuntasan rasio elektrifikasi di Kutim terus digenjot oleh pemerintah daerah bersama PLN. Pengerjaan jaringan listrik tahun ini menyasar sejumlah titik desa dan dusun, sementara tiga desa terakhir dijadwalkan tuntas dialiri listrik pada tahun depan.
Baca juga : Mahyunadi Tegaskan Komitmen Pemkab Kutim Bangun Listrik dan Jalan Tembus Pesisir Timur
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan masyarakat Sangkulirang, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT PLN atas sinergi dan kerja kerasnya,” pungkas Ardiansyah.
Seiring masuknya pasokan listrik penuh ini, Bupati Ardiansyah berpesan kepada masyarakat agar memanfaatkan energi secara bijak dan hemat. Warga juga didorong untuk menangkap peluang guna mengembangkan sektor ekonomi kerakyatan dan usaha rumahan.
Bagi masyarakat yang berencana meningkatkan kapasitas operasional usaha, PLN telah menyiapkan fasilitas layanan tambah daya dari standar 900 VA ke kapasitas yang lebih besar, seperti 1.300 VA, 2.200 VA, maupun di atasnya.
Baca juga : DPR Dorong PLN Aliri Listrik Seluruh Wilayah
Di samping itu, Ardiansyah turut mengingatkan warga agar senantiasa memperhatikan aspek keamanan dalam menggunakan perangkat elektronik rumah tangga guna mengantisipasi potensi bahaya di pemukiman.
“Saya menekankan pentingnya penggunaan standar kabel kelistrikan yang aman dan sesuai SNI guna menghindari risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran,” tegasnya. (Ek/As-Adv)






