Diskominfo KutimEkonomiKutai Timur

Buka RAT KSP CUDL, Ardiansyah Soroti Bahaya Pinjol

Korsa.id, Sangatta – Kegiatan Rapat Anggota Pra-RAT tahun buku 2026 dan Pra-BP tahun buku 2027 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Credit Union Daya Lestari (CUDL) Tempat Pelayanan Sangatta resmi dimulai. Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Sangatta, acara ini dibuka secara langsung oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, pada Sabtu (17/10/2026).

Pemukulan gong oleh Bupati Ardiansyah menjadi tanda dimulainya agenda tahunan tersebut, disaksikan langsung oleh Kapolsek Sangatta Utara Bambang Eko, para mitra, serta jajaran pengurus KSP CUDL.

Tahun ini, forum mengusung tema “Menuju CUDL yang semakin sehat melalui optimalisasi tata kelola sinergitas dan pemberdayaan anggota.”

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah mengingatkan bahwa kunci utama kekuatan lembaga keuangan mikro seperti koperasi terletak pada integritas dan kepercayaan antara pengurus serta anggotanya.

Bupati menilai, kehadiran KSP CUDL telah memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian warga Kutim, mulai dari membantu permodalan usaha, pembangunan tempat tinggal, biaya pendidikan, hingga pengelolaan iuran bulanan.

Baca juga :Ā Sukseskan Program Presiden, Ratusan Pengurus Koperasi Merah Putih Kutim Ikuti Pelatihan

Meski era digital menghadirkan berbagai lembaga keuangan modern, Ardiansyah memuji legalitas KSP CUDL yang jelas dan berbadan hukum resmi melalui notaris. Pada kesempatan yang sama, ia juga melontarkan peringatan keras kepada masyarakat agar menjauhi jeratan pinjaman online (pinjol).

“Jangan percaya kepada pinjaman online. Paling mudah, tapi paling berbahaya,” pesan Ardiansyah tegas.

Memasuki usia pengabdian yang ke-15 tahun, kepala daerah kelahiran 5 Februari 1964 ini berharap KSP CUDL TP Sangatta tetap konsisten menjaga kepercayaan publik serta memegang teguh semangat gotong royong.

“Koperasi itu merupakan sebuah lembaga usaha bersama, sehingga tingkat kepercayaan ini paling penting,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Herman Kallolangi, mengungkapkan bahwa forum ini menjadi momen penting bagi para anggota untuk mengevaluasi kinerja komite selama periode Januari hingga September 2026, sekaligus menyusun strategi untuk dibawa ke RAT tingkat pusat.

Herman turut mengapresiasi kehadiran perwakilan anggota yang datang dari sembilan wilayah teritori. Wilayah tersebut meliputi delapan kecamatan di Kutai Timur, yakni Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Rantau Pulung, Bengalon, Kaliorang, Kaubun, Karangan, dan Sandaran serta Kota Bontang.

Baca juga :Ā Tinggalkan Cara Manual, Pemkab Kutim Digitalisasi Tata Kelola Keuangan 59 Koperasi

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari para mitra strategis seperti Bank BRI dan Notaris Anisa Octaviana Nanda Putri.

“Semoga pra-RAT tahun 2027 dan selanjutnya terus bertambah dan meningkat jumlahnya,” pungkas Herman.

Menjelang akhir acara, rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata dari pihak pengurus kepada Bupati Ardiansyah Sulaiman, Kapolsek Sangatta Utara Bambang Eko, serta para mitra yang hadir. (Put/As-Adv)

Baca Juga

Back to top button