Disdikbud dan Dispar Kutim Bakal Terus Dukung Pesta Adat Erau Embuang Panas Pelas
Korsa.id, Sandaran – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian tradisi dan seni budaya daerah.
Kebudayaan dinilai bukan sekadar warisan leluhur, melainkan modal utama dalam pembangunan karakter dan identitas daerah.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Ilham, saat menghadiri pembukaan Pesta Adat Erau Embuang Panas Pelas 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Desa Marukangan, Kecamatan Sandaran, Kamis (6/8/2026).
Ilham menjelaskan bahwa komitmen Disdikbud Kutim dalam mendukung Pesta Adat Erau di Marukangan telah berjalan secara berkelanjutan selama beberapa tahun terakhir. Pihaknya memastikan dukungan ini akan terus berlanjut pada masa-masa mendatang.
Baca juga :Ā Mengenal Tradisi Erau Embuang Panas Pelas, jadi Benteng Terakhir Budaya Pesisir Kutai
“Pesta adat Erau di Marukangan ini, kami dari Bidang Kebudayaan memberikan support yang sudah berjalan beberapa tahun. Harapan kita bahwa support ini terus bisa berlanjut, mungkin di tahun depan,” ujar Ilham.
Menurutnya, langkah pelestarian ini berpedoman teguh pada amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Ia menekankan bahwa kebudayaan dan adat istiadat memegang peranan vital dalam memajukan suatu daerah.
“Dalam pelestarian kebudayaan sebagaimana Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan, itu bisa terus kita jadikan sebagai modal pembangunan seperti yang disampaikan oleh Bapak Bupati. Bahwa kebudayaan, seni budaya, adat istiadat itu menjadi modal utama untuk pembangunan,” tegasnya.
Mengingat pentingnya peran tradisi lokal tersebut, Ilham berharap Pemerintah Kabupaten Kutim terus memberikan perhatian khusus terkait pengalokasian anggaran pelestarian budaya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Baca juga :Ā Komisi D Akui Pengembangan Kebudayaan di Kutim Berjalan Baik
“Harapan kita, penganggaran-penganggaran berikutnya ini bisa juga tetap diberikan melalui APBD Kabupaten Kutim,” pungkasnya.
Penyelenggaraan Pesta Adat Erau Embuang Panas Pelas 2026 ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Pemangku Adat Kutai, perwakilan perusahaan, serta ratusan warga yang antusias menyaksikan rangkaian prosesi adat dan pertunjukan seni.
Kegiatan tahunan ini menjadi simbol sinergi kuat antardinas di Kabupaten Kutim, khususnya antara Disdikbud dan Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim. Sementara Disdikbud fokus pada pembinaan serta penganggaran pelestarian adat, Dispar Kutim mengambil peran dalam optimalisasi promosi dan publikasi.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kutim, Akhmad Rifanie, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk menggerakkan sektor pariwisata berbasis budaya di Kecamatan Sandaran.
Baca juga :Ā Asisten III Hadiri Erau Pelas Benua Pemarangan Jembayan
“Anggarannya memang berada di Bidang Kebudayaan Disdikbud, tapi kami tetap bantu backup melalui promosi-promosi. Supaya mengajak masyarakat, ‘Ayo kita lihat ke Marukangan.’ Kita share-share informasi di media sosial juga,” kata Rifanie.
Melalui kolaborasi lintas OPD ini, Pemerintah Kabupaten Kutim berharap Pesta Adat Erau Embuang Panas Pelas tidak hanya menjaga keberlanjutan tradisi lokal, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif warga serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kutai Timur. (Sy/As-Adv)






