BeritaKaltimOlahraga

Hotel Atlet Samarinda Kembali Dibuka, Kini Dikelola Perusda MBS

Korsa.id, Samarinda – Hotel Atlet yang berada di kawasan GOR Kadrie Oening (GKO) Sempaja, Samarinda, kini resmi beroperasi kembali dan sudah dapat digunakan masyarakat umum untuk menginap. Pengelolaan aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) itu kini dialihkan kepada Perusahaan Daerah (Perusda) Melati Bhakti Satya (MBS).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, HM Agus Hari Kesuma, menyampaikan bahwa sejak 1 Juli 2025 operasional Hotel Atlet sepenuhnya sudah dipegang oleh Perusda MBS. “Saat ini untuk pengelolaan Hotel Atlet telah sepenuhnya dialihkan kepada MBS. Hotel juga sudah dikomersialkan dan masyarakat umum bisa melakukan reservasi,” ujar Agus belum lama ini.

Hotel Atlet sendiri merupakan gedung setinggi 8 lantai dengan 273 kamar dan total 384 tempat tidur. Pada pertengahan 2024 lalu, hotel ini telah direnovasi menyeluruh untuk menyambut Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Kaltim. Bangunan itu juga sempat digunakan sebagai akomodasi kontingen atlet dari berbagai provinsi saat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) digelar di Samarinda.

Kini, hotel tersebut tampil lebih segar dengan corak dominan hijau tosca. Tarif kamar ditetapkan mulai Rp389 ribu per malam dengan fasilitas setara hotel bintang tiga. Pemesanan bisa dilakukan langsung di lobby hotel, dengan metode pembayaran tunai maupun non-tunai.

Agus menjelaskan, meskipun serah terima resmi antara Dispora dan Perusda MBS masih menunggu jadwal, operasional hotel sudah berjalan normal. “Sudah beroperasi normal, masyarakat bisa menginap di sini. Memang belum diresmikan, tapi pengelolaannya sudah aktif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa seluruh fasilitas kamar telah dilengkapi untuk memenuhi standar kenyamanan tamu. “Semua perlengkapan tambahan sudah dipersiapkan oleh MBS, agar pelayanan sesuai standar hotel bintang tiga,” ucapnya.

Langkah Pemprov Kaltim menggandeng Perusda MBS ini dinilai strategis untuk memaksimalkan aset daerah yang sebelumnya belum termanfaatkan optimal. Lokasi hotel yang berada di kawasan olahraga terbesar di Kaltim juga diyakini akan menarik minat tidak hanya atlet, tapi juga wisatawan dan masyarakat umum.

“Kami berharap pengelolaan hotel ini tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” tambah Agus.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, Ahmad Muzakkir, menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim lintas instansi tengah memastikan semua skema operasional berjalan sesuai aturan.

“Penting bagi kami memastikan semuanya aman secara hukum, sebelum hotel benar-benar dibuka kembali secara resmi,” ungkap Muzakkir.

Dengan kembali beroperasinya Hotel Atlet, Samarinda kini memiliki tambahan fasilitas penginapan representatif yang berada tepat di kawasan pusat olahraga Kaltim.(Adv)

Baca Juga

Back to top button