BeritaKaltimOlahraga

Dispora Kaltim Bina Atlet Muda Judo Menuju Generasi Emas Lewat Kejurprov Judo Pelajar 2025

Korsa.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus menunjukkan komitmennya dalam membina dan mencetak atlet muda berprestasi. Melalui Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Judo Pelajar Kaltim 2025, Dispora menghadirkan ajang kompetitif bagi pelajar se-Benua Etam untuk mengasah kemampuan, mental, dan sportivitas di bidang olahraga bela diri.

Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu (9/8/2025) hingga Senin (11/8/2025), digelar di Gedung Anggar, Kompleks Polder Air Hitam, Samarinda. Sebanyak 214 atlet judo pelajar (judoka) dari 8 kontingen kabupaten/kota ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

“Kejurprov Judo Pelajar se-Kaltim 2025 ini menjadi langkah nyata Dispora dalam mencetak dan membina atlet bela diri Judo di Kaltim. Ini juga bagian dari strategi Pemprov dalam menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Surya Saputra Sugiarta, mewakili Kepala Dispora Kaltim, HM Agus Hari Kesuma (AHK), saat membuka acara resmi.

Bagus menegaskan, kejuaraan ini tidak hanya sekadar memperebutkan medali, tetapi menjadi sarana pembinaan berkelanjutan bagi atlet muda. Melalui kompetisi semacam ini, para pelajar berkesempatan menjajal kemampuan teknik dan mental tanding di bawah penilaian objektif para wasit dan juri.

“Selain mencari pemenang, kejuaraan ini membangun kebersamaan, sportivitas, serta mempererat silaturahmi antar-pelajar lintas kabupaten/kota,” tambahnya.

Panitia Pelaksana (Panpel) mencatat, delapan kontingen yang berpartisipasi berasal dari Samarinda (58 atlet), Balikpapan (31), Bontang (39), Kutai Kartanegara (46), Kutai Timur (10), Berau (22), Paser (3), dan Penajam Paser Utara (3). Dua daerah, Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu), tahun ini belum dapat mengirimkan wakilnya.

“Hal ini menjadi catatan penting bagi kami untuk mendorong pemerataan pembinaan atlet pelajar di seluruh daerah Kaltim,” ungkap Bagus.

Dalam kejuaraan ini, 39 kelas tanding dipertandingkan, mulai dari tingkat SD hingga SMA, kategori putra dan putri. Dispora juga menggandeng sejumlah pihak, di antaranya Disporapar Samarinda, Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kaltim, KONI Kaltim, dan unsur TNI/Polri.

Dispora Kaltim menilai kejuaraan ini sebagai bagian dari peta jalan (road map) pembinaan atlet muda dalam mendukung visi Generasi Emas 2045. Selain mengasah kemampuan bertanding, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pendidikan karakter dan promosi gaya hidup sehat bagi pelajar.

“Kami ingin melahirkan lebih banyak atlet judo muda yang disiplin, tangguh, dan siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Dengan pembinaan intensif, kami yakin regenerasi atlet Kaltim akan terus berlanjut,” tegas Bagus.

Dispora memastikan bahwa atlet berprestasi dari Kejurprov ini akan mendapat pembinaan jangka panjang dan pendampingan berkelanjutan, termasuk pelatihan rutin dan peningkatan kapasitas teknik.

“Tujuannya jelas, agar mereka bisa menjadi bibit unggul yang mengharumkan nama Kaltim di ajang nasional bahkan internasional,” pungkasnya.(Adv)

Baca Juga

Back to top button