Diskominfo KutimKutai TimurPendidikan

Keterbatasan SDM dan Infrastruktur, Disdikbud Kutim Cari Solusi Perluas Akses PAUD

Korsa.id, Kutai Timur – Tantangan pemerataan layanan PAUD masih menjadi pekerjaan rumah bagi Disdikbud Kutim. Meski begitu, komitmen untuk memastikan anak usia dini memperoleh akses pendidikan tetap tak surut.

Plt Kabid PAUD dan PNF Disdikbud Kutim, Heri Purwanto, mengungkapkan beberapa desa masih belum memiliki satuan PAUD. Alasannya beragam, mulai dari kurangnya SDM pendidik, ketiadaan sarana, hingga minimnya inisiatif mendirikan PAUD.

“Seringkali desa tidak mendirikan PAUD karena anak-anak mereka bersekolah di desa tetangga. Jadinya secara administratif desa itu belum punya lembaga sendiri,” jelas Heri.

Untuk mengatasi kesenjangan itu, Disdikbud Kutim mendorong pendirian PAUD melalui program kabupaten maupun kolaborasi langsung dengan desa. Kemudahan persyaratan juga tengah disiapkan, terutama untuk desa terpencil.

Baca juga : Bunda PAUD Monev Transisi di 5 Sekolah

“Tenaga pendidik PAUD bisa berasal dari lulusan minimal SMA sambil terus kita dorong untuk meningkatkan kualifikasinya,” tambahnya.

Disdikbud Kutim juga membuka beasiswa RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) agar guru PAUD yang sudah lama mengajar tetapi belum bergelar sarjana dapat kuliah dengan durasi yang lebih singkat.

“Melalui RPL, kita ingin guru semakin profesional sehingga kualitas pembelajaran juga meningkat,” tegas Heri.(Put/Qad-Adv)

Baca Juga

Back to top button