Pemkab PPU Usulkan Pembangunan Pelabuhan Terpadu Rp21 Miliar ke Pemprov Kaltim
Korsa.id, Penajam – Pemerintah Kabupaten PPU terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat posisi daerah sebagai kawasan strategis penopang konektivitas antarwilayah di Kalimantan Timur.
Salah satu langkah strategis yang kini ditempuh adalah menyodorkan usulan pembangunan fisik pelabuhan secara menyeluruh dengan estimasi anggaran mencapai Rp21 miliar kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltim.
Rencana besar ini dirancang untuk mengubah wajah Pelabuhan Speedboat Penajam menjadi infrastruktur transportasi perairan yang terpadu dan representatif.
Konsep pengembangan tersebut menyatukan area lintasan speedboat, kapal klotok, hingga kapal feri dalam satu zonasi terintegrasi demi kenyamanan dan keselamatan warga.
Baca juga :Ā Pemkab PPU Berencana Merevitalisasi Pelabuhan Penajam
“Kehadiran fasilitas modern ini diyakini tidak hanya meningkatkan kenyamanan penumpang, tetapi juga mampu mendorong efisiensi logistik serta pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan,” tegas Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, Rabu (16/9/2026) lalu.
Waris Muin menegaskan bahwa usulan pembangunan komprehensif ini merupakan investasi jangka panjang yang sangat krusial.
Mengingat kewenangan pengelolaan Pelabuhan Speedboat Penajam kini telah resmi beralih ke tangan Pemerintah Provinsi Kaltim, sejalan dengan status pelabuhan penyeberangan di Balikpapan. Pendanaan penuh dari tingkat provinsi menjadi kunci utama.
“Sehingga secara kewenangan merupakan hak dan ranah provinsi. Kami minta segera direalisasikan demi kenyamanan serta keselamatan warga,” ujar Waris.
Baca juga :Ā Dishub PPU Akan Tindak Tegas AKDP Ilegal di Sekitar Pelabuhan Feri Penajam
Sambil menunggu realisasi proyek besar tersebut, pemerintah telah menyiapkan perbaikan darurat awal sebesar Rp400 juta melalui APBD Perubahan guna menjaga kelangsungan operasional pelabuhan.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menghadirkan layanan transportasi perairan yang modern, aman, dan berdaya saing tinggi bagi masyarakat PPU maupun Kaltim secara luas. (Aw/As-Adv)






