Bupati Uji Petik SPAM KEK MBTK, Atasi Hambatan Air Bersih di Sangkulirang
Korsa.id, Sangkulirang – Komitmen penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menunjukkan progres nyata melalui peresmian uji petik pemanfaatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK).
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan hak dasar masyarakat yang harus diprioritaskan oleh pemerintah daerah bersama badan usaha pengelola.
“Dengan beroperasinya uji petik SPAM KEK MBTK ini, diharapkan hambatan klasik terkait keterbatasan pasokan air bersih di Kecamatan Sangkulirang dapat diatasi secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Bupati Ardiansyah saat meninjau langsung fasilitas vital tersebut.
Kegiatan peluncuran secara simbolis yang dipusatkan di Rumah Dinas Koramil 0909-2/Sangkulirang, Jalan RT 16 Nomor 3, Desa Benua Baru Ilir ini turut dihadiri oleh Direktur Utama Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB) Kutim, Suparjan, serta Camat Sangkulirang, Cipto Buntoro. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menegaskan sinergi lintas sektor dalam menuntaskan persoalan dasar pemenuhan air bersih di wilayah tersebut.
Baca juga : Ardiansyah : Bappeda Terus Kawal KEK MBTK
Proyek strategis ini merupakan hasil kolaborasi bisnis yang erat antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Kalimantan Timur, yakni PT Melati Bhakti Satya (MBS), dengan BUMD Kabupaten Kutim, Perumdam TTB Kutim.
Kerja sama ini dirancang untuk mengoptimalkan infrastruktur SPAM yang ada di kawasan KEK MBTK agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh investor industri, tetapi juga dapat dialirkan secara optimal guna memenuhi kebutuhan domestik masyarakat sekitar.
Sementara itu, Dirut Perumdam TTB Kutim, Suparjan, menjelaskan bahwa uji petik ini menjadi fase penting untuk mengukur tingkat debit, tekanan air, serta keandalan jaringan distribusi sebelum nantinya layanan dialirkan secara massal ke sambungan rumah tangga.
“Kami bersama PT MBS terus melakukan evaluasi teknis di lapangan guna memastikan kualitas air yang sampai ke masyarakat memenuhi standar kesehatan yang berlaku,” urainya.
Baca juga : Tekan Kasus Kekerasan Anak, DPPPA Kutim Gencarkan Sosialisasi ke SMP dan SMA
Camat Sangkulirang, Cipto Buntoro, yang turut mendampingi jalannya acara, menyambut antusias program tersebut mewakili warga setempat.
“Masyarakat Desa Benua Baru Ilir dan sekitarnya sudah sangat menantikan pasokan air bersih yang lancar dan memadai. Dukungan penuh dari jajaran pemerintah kecamatan dan unsur TNI dari Koramil 0909-2/Sangkulirang juga dipastikan akan terus mengalir demi kelancaran operasional fasilitas ini ke depan,” sebutnya.
Melalui momentum uji petik ini, pengelolaan infrastruktur air bersih di kawasan Sangkulirang diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan sosial sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Sinergi antara PT MBS dan Perumdam TTB Kutim ini sekaligus menjadi model percontohan pemanfaatan aset kawasan industri yang berorientasi pada pelayanan publik secara langsung. (Sy/As-Adv)






