BeritaKaltimOlahraga

Dispora Rampungkan PKPMD Kaltim, Siapkan Pemuda Menuju PKPMN 2025

Korsa.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) resmi merampungkan Program Pendidikan Kader Pemimpin Muda Daerah (PKPMD) 2025 pada Sabtu (14/6/2025). Sebanyak 50 pemuda terpilih dari 10 kabupaten/kota di Benua Etam telah digembleng selama lima hari penuh dengan pembekalan akademis, mental, hingga fisik.

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Margaretha, mengatakan pelaksanaan PKPMD berjalan lancar sesuai jadwal. Program ini menjadi langkah strategis Kaltim dalam menyiapkan kader untuk Pendidikan Kader Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) 2025 yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)-RI.

“Alhamdulillah PKPMD Kaltim 2025 sudah selesai. Untuk PKPMN, kita menunggu jadwal resmi dari pusat. Kaltim sudah siap mengirimkan perwakilan terbaik,” jelas Margaretha usai mendampingi pelaksanaan program.

Margaretha menjelaskan, lebih dari 100 pendaftar mengikuti seleksi. Namun, hanya 50 pemuda yang lolos setelah melalui tahapan administrasi, tes wawancara, hingga pembekalan awal. Peserta yang terpilih dianggap memenuhi kriteria sebagai kader pemimpin muda yang berintegritas, disiplin, dan memiliki jiwa kebangsaan.

“Talenta muda yang kami siapkan adalah hasil seleksi ketat. Mereka tidak hanya unggul akademis, tetapi juga punya integritas dan kontribusi positif di daerah masing-masing,” tegasnya.

Dari 50 peserta ini, nantinya akan disaring kembali menjadi 10 besar kandidat utama, sebelum akhirnya ditetapkan 2–3 orang untuk mewakili Kaltim di tingkat nasional.

Dispora menekankan bahwa program PKPMD bukan hanya proses seleksi, melainkan juga pembinaan karakter. Peserta mendapatkan pelatihan kepemimpinan, kedisiplinan semi-militer, serta penguatan wawasan kebangsaan.

“Kami ingin memastikan, yang mewakili Kaltim tidak hanya cerdas, tapi juga punya visi kebangsaan dan karakter tangguh,” ujar Margaretha.

Margaretha berharap keberhasilan program ini didukung oleh semua elemen, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, hingga masyarakat luas. Menurutnya, pembinaan pemuda tidak bisa dilakukan oleh Dispora seorang diri, melainkan perlu sinergi lintas sektor.

“Dispora tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh dukungan bersama agar talenta muda ini bisa benar-benar berkembang dan mampu bersaing di level nasional bahkan internasional,” pesannya.

Meski jadwal PKPMN belum diumumkan Kemenpora, Dispora Kaltim memastikan akan terus melakukan pembinaan lanjutan bagi para peserta PKPMD. Tujuannya agar semangat dan kualitas mereka terus terjaga.

“Bagi kami, mengirim talenta muda ke nasional bukan sekadar mengejar prestasi, tapi juga membangun kompetensi pemuda agar siap jadi pemimpin masa depan,” pungkas Margaretha.(Adv)

Baca Juga

Back to top button