Diskominfo KutimKutai Timur

Pantau Truk Berat hingga Pelanggaran, ATCS Jadi Andalan Baru Dishub Kutim

Korsa.id, Sangatta – Pengoperasian Area Traffic Control System (ATCS) oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur menambah kemampuan pemantauan terhadap kondisi lalu lintas, terutama pada persimpangan vital yang memiliki intensitas pergerakan kendaraan tinggi.

Sistem ini berfungsi selama 24 jam dan dilengkapi dengan kamera yang mampu menangkap aktivitas lalu lintas secara jelas.

Abdul Muis menjelaskan bahwa salah satu fungsi penting ATCS adalah mendeteksi antrian panjang atau hambatan yang muncul tiba-tiba.

“Respons cepat melalui pengaturan durasi lampu dapat mencegah kemacetan yang lebih parah, terutama pada jam-jam sibuk,” ujarnya.

Baca juga : Dishub PPU Bakal Renovasi Terminal Agar Tampak Lebih Modern

Dengan kemampuan menyesuaikan siklus lampu secara instan, sistem ini menjadi solusi penanganan kemacetan tanpa harus mengerahkan petugas ke lapangan.

Selain memantau volume kendaraan, ATCS juga memonitor pergerakan truk besar, termasuk angkutan material seperti galian C yang kerap menjadi perhatian masyarakat.

Beban berat dan dimensi besar truk sering kali mempengaruhi kelancaran lalu lintas di beberapa titik strategis di Sangatta. Melalui visual ATCS, Dishub dapat mengidentifikasi pola pergerakan angkutan berat tersebut.

Baca juga : Apansyah Kritik Pembangunan Terminal Bontang, Realisasi Belanja Dishub Kaltim Baru 25%

ATCS juga membantu menangkap pelanggaran lalu lintas seperti penerobosan lampu merah, berhenti melewati garis stop, hingga manuver berbahaya lainnya.

Semua data tersebut menjadi dasar evaluasi Dishub serta rujukan bagi aparat berwenang untuk melakukan penindakan jika diperlukan.

Pengawasan intensif terhadap angkutan berat melalui ATCS memungkinkan Dishub menentukan langkah pengaturan, seperti pembatasan jam operasi, pengalihan rute, atau rekayasa arus di titik tertentu.

Baca juga : Dishub PPU Siapkan Bus Sekolah untuk Tingkatkan Akses Pendidikan Pelajar Daerah Terpencil

“Pengamatan terhadap pergerakan angkutan berat juga penting agar Dishub dapat menentukan langkah pengaturan,” kata Muis.

Dengan sistem ini, Dishub optimistis penataan lalu lintas di Kutim akan semakin modern, akurat, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan. (Ek/Qad-Adv)

Baca Juga

Back to top button