Dinas Pariwisata Gelar Festival Pekan Ekonomi Kreatif, Kolaborasi Pemuda dan 58 UMKM
Korsa.id, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meluncurkan strategi baru dalam mengatasi tantangan digital.
Salah satunya dilakukan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim, dengan menggelar Festival Pekan Ekonomi Kreatif Kutim 2025, yang dilaksanakan dari 27-29 November 2025 di Lapangan Heliped Kawasan Perkantoan Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Kutim.
Festival ini sebagai wadah produktif yang secara eksplisit diarahkan untuk menjauhkan pemuda dari perilaku negatif, mulai dari narkoba hingga Judol.
Festival tiga hari ini menjadi panggung besar kolaborasi berbagai elemen, dibuka oleh Kepala Dispar Kutim, Nurullah, yang mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman.
Baca juga :Â Dispora Kutim Dorong Talenta Muda Kembangkan Ekonomi Kreatif Lewat Festival Pemuda
Kadispar Nurullah menekankan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah perang melawan kemalasan yang ditimbulkan oleh kemajuan teknologi.
“Tantangan terbesar generasi muda saat ini bukan hanya bersaing dengan sesama, tetapi juga melawan kemalasan akibat kemajuan teknologi yang berpotensi menjerumuskan pada hal negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan judi online,” ujar Nurullah.
Oleh karena itu, festival ini diselenggarakan sebagai solusi nyata untuk mengarahkan energi pemuda kepada karya dan usaha, menjadikan kreativitas sebagai tameng.
Baca juga :Â UMKM Olahan Ikan Kutim Dituntut Adaptif Hadapi Naik-Turun Pasokan
Ketua Pemuda Kutim Hebat, Habibie, selaku inisiator, melaporkan antusiasme tinggi dari komunitas. Festival ini berhasil menarik partisipasi dari 58 pelaku UMKM yang memamerkan kekayaan kuliner, kerajinan, dan ide kreatif.
Uniknya, festival ini juga menjadi ajang pertemuan bagi berbagai subkultur pemuda, membuktikan bahwa kreativitas Kutim sangat beragam. Mulai dari Komunitas Cosplayer, Gamers, Seniman Muda hingga Komunitas Pesepeda Culture. (Put/Qad-Adv)


