DPRD KaltimEkonomiKutai Kartanegara

Muhammad Husni Fahruddin Minta Festival Erau Adat Kesultanan Kutai Jadi Agenda Nasional

Korsa.id, Tenggarong – Festival Erau Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura 2025 resmi dibuka pada Minggu (21/9/2025), dengan prosesi sakral pendirian Tiang Ayu. Namun, anggota DPRD Kaltim menuntut agar acara tahunan ini diangkat derajatnya dari agenda kabupaten menjadi agenda budaya provinsi berskala nasional.

Mewakili pimpinan dewan, Anggota DPRD Kaltim Muhammad Husni Fahruddin menegaskan Erau adalah warisan peradaban yang mencakup hampir seluruh wilayah Kaltim.

Husni Fahruddin menyatakan komitmennya mendorong perluasan Erau, menjadikannya payung budaya seluruh Kaltim.

“Wilayah Kesultanan Kutai mencakup hampir seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. Maka Erau seharusnya menjadi agenda budaya provinsi, bukan hanya lingkup Kukar,” ujarnya.

Baca juga : Asisten III Hadiri Erau Pelas Benua Pemarangan Jembayan 2023

Ia mengusulkan konsep pelaksanaan yang lebih besar, “Kita akan dorong agar Erau menjadi ruang solidaritas nusantara, memperkuat adat Kutai sebagai payung budaya Kalimantan Timur. Pusat kegiatan tetap di Tenggarong, tapi pelaksanaan event bisa menyebar ke daerah lain agar partisipasi semakin luas.”

Tuntutan tersebut sejalan dengan harapan Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, yang hadir dalam acara tersebut. Ia menekankan Erau adalah energi untuk membangun masa depan pariwisata.

“Festival Erau bukan hanya merawat kenangan masa lalu, tetapi menjadi energi untuk membangun masa depan pariwisata dan ekonomi masyarakat,” ungkap Menteri Widiyanti, yang mendorong Erau masuk dalam sepuluh event unggulan daerah.

Baca juga : DPRD Desak Kukar Kembangkan Sentra UMKM di Jalur Jongkang-Loa Lepu

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, juga menegaskan Erau adalah sarana pemersatu adat, budaya, dan etnis di seluruh wilayah Kaltim, memperkuat identitas daerah. (Rm/Qad-Adv)

Baca Juga

Back to top button