Perkuat Deteksi Dini, Puskesmas Teluk Lingga Terapkan Pelayanan Berbasis Klaster
Korsa.id, Sangatta – BLUD Puskesmas Teluk Lingga terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan primer bagi masyarakat. Sejak 2024, Puskesmas ini telah meninggalkan sistem poli konvensional dan beralih menggunakan pelayanan berbasis klaster yang terintegrasi sesuai kelompok usia dan kebutuhan pasien.
Kepala BLUD Puskesmas Teluk Lingga, drg. Sri Endrayati, menjelaskan bahwa sistem ini merupakan bagian dari pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang berpatokan pada pedoman resmi Kementerian Kesehatan RI.
Dalam skema baru ini, seluruh layanan di Puskesmas Teluk Lingga terbagi ke dalam lima klaster utama. Yang terdiri dari Klaseter Manajemen dan tata kelola internal, Klaster Pelayanan kesehatan Ibu, Anak, dan Remaja (hingga usia 18 tahun), Klaster Pelayanan kesehatan Dewasa hingga Lanjut Usia (Lansia).
Sementara untuk Klaster 4 pelayanan Penanggulangan Penyakit Menular dan Kesehatan Lingkungan (Kesling). Sedangkan Klaster 5 terdiri dari Unit Gawat Darurat/UGD, Pelayanan Gigi, Laboratorium, dan Apotek).
āPelayanan kami bukan lagi poli-poli, tetapi sudah berbasis klaster sesuai pedoman dari Kementerian Kesehatan. Misalnya pasien berusia 30 tahun, berarti otomatis masuk ke Klaster 3, yaitu kelompok dewasa dan lansia,ā terangnya.
Penerapan sistem klaster ini otomatis mengubah alur pendaftaran pasien. Ketika masyarakat datang, mereka tidak langsung diarahkan ke meja dokter, melainkan harus melewati tahap skrining awal terlebih dahulu.
Bidan Robiah Al Adawiah, selaku petugas pendaftaran dan skrining Puskesmas Teluk Lingga, menyebut proses ini sangat krusial untuk mendeteksi potensi penyakit tersembunyi.
Baca juga :Ā Permudah Pelayanan Kesehatan, Bupati Kukar Telah Meresmikan 3 Puskesmas Pembantu di Kecamatan Kembang Janggut
Melalui skrining tersebut, petugas dapat mengidentifikasi faktor risiko kesehatan yang mungkin tidak disadari pasien, sehingga penanganan medis yang diberikan bisa lebih menyeluruh dan preventif.āSekarang sebelum ditangani, screening dulu. Tujuannya untuk mendeteksi penyakit lebih dini,ā jelasnya.
Transformasi layanan terintegrasi di Puskesmas Teluk Lingga ini makin solid berkat penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) yang telah berjalan sejak akhir 2023. Seluruh riwayat medis pasien terdata secara digital, memudahkan antarklaster dalam memantau kondisi kesehatan masyarakat secara real-time.
Manajemen Puskesmas Teluk Lingga berharap sistem klaster ini dapat mengubah paradigma masyarakat, sehingga Puskesmas tidak hanya dipandang sebagai tempat berobat saat sakit, tetapi juga sebagai pusat pencegahan dan deteksi dini penyakit demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat. (Put/As)


