Berita

Mahyunadi Minta Perusahaan Beri Kesempatan Lebih Luas bagi Pengusaha Lokal

Korsa.id, Sangatta – Besarnya investasi yang masuk ke Kutai Timur (Kutim) diharapkan tidak hanya memberikan keuntungan bagi perusahaan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menegaskan bahwa aktivitas investasi di daerah harus mampu melibatkan pengusaha lokal. Dengan begitu, pelaku usaha daerah tidak sekadar menyaksikan perkembangan ekonomi, tetapi ikut mengambil bagian dalam berbagai kegiatan usaha yang berjalan.

Menurutnya, penguatan pengusaha lokal menjadi salah satu hal penting untuk membangun kemandirian ekonomi Kutim. Apalagi, daerah memiliki potensi besar dari berbagai aktivitas perusahaan yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan usaha masyarakat.

“Pengusaha lokal harus lebih kuat. Sebab, pelaku usaha daerah menjadi salah satu hal penting dalam pembangunan ekonomi di Kutim ke depannya,” ujarnya.

Mahyunadi menjelaskan, investasi seharusnya memberikan dampak yang lebih luas atau efek berganda bagi daerah. Tidak hanya melalui penyerapan tenaga kerja, tetapi juga membuka peluang bagi perusahaan lokal untuk terlibat dalam penyediaan barang dan jasa yang dibutuhkan perusahaan besar.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan ekosistem usaha yang bisa mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan kemampuan pelaku usaha lokal. Melalui pola kerja sama ini, belanja perusahaan diharapkan dapat lebih banyak melibatkan penyedia barang dan jasa dari Kutim.

Dengan demikian, perputaran uang dari aktivitas investasi tidak seluruhnya mengalir ke luar daerah, melainkan turut menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

Ia juga mengingatkan bahwa penguatan pengusaha lokal menjadi bagian dari persiapan menghadapi perubahan struktur ekonomi daerah. Ketergantungan terhadap sektor pertambangan secara bertahap perlu diimbangi dengan tumbuhnya sektor usaha lain yang mampu menjadi sumber ekonomi baru.

“Jika sebelumnya daerah memiliki ketergantungan dengan sektor tambang, ke depannya harus lebih mandiri,” ujarnya.

Mahyunadi berharap, semakin banyak pengusaha lokal yang mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas jaringan kerja sama, serta bersaing dalam memenuhi kebutuhan pasar. Dengan begitu, mereka dapat mengambil peran lebih besar dalam menggerakkan perekonomian Kutim, sekaligus menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah di masa mendatang.(It/Ak/As)

Baca Juga

Back to top button