
Korsa.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tengah menyiapkan langkah besar dalam dunia olahraga disabilitas. Rencana itu adalah pendirian Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas Indonesia (SKODI), sebuah wadah pembinaan atlet difabel yang representatif di bawah naungan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kaltim.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Surya Saputra Sugiarta, mengungkapkan SKODI hadir untuk menciptakan ruang setara bagi atlet penyandang disabilitas, baik dalam pelatihan maupun prestasi. Fasilitasnya akan dirancang ramah difabel, lengkap dengan program pembinaan jangka panjang sesuai kebutuhan individu atlet.
“Kami ingin memastikan atlet difabel mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi. SKODI bukan hanya pusat pelatihan, tapi juga simbol kesadaran masyarakat akan potensi luar biasa atlet difabel,” ujar Bagus di Gedung Kadrie Oening Tower, Samarinda.
Bagus menjelaskan, misi kesetaraan akan diterapkan sejak tahap pembinaan, pelatihan, hingga seleksi atlet. Semua dijalankan secara konsisten dan sistematis oleh pelatih berkompeten, agar hasilnya komprehensif. Inspirasi ini, lanjutnya, datang dari SKODI Solo yang sukses melahirkan banyak atlet berprestasi nasional maupun internasional, sehingga menjadi barometer olahraga disabilitas di Indonesia.
“Kami belajar banyak dari Solo. Sudah saatnya Kaltim punya SKODI sendiri, apalagi atlet difabel yang dinaungi NPCI Kaltim jumlahnya lebih dari 300 orang. Dengan wadah khusus, pembinaan bisa lebih terarah dan mudah dimonitor,” jelasnya.
Langkah ini semakin relevan mengingat prestasi atlet difabel Kaltim kian bersinar. Pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024 di Solo, kontingen Kaltim sukses meraih 38 medali (7 emas, 13 perak, 18 perunggu). Prestasi itu mendongkrak peringkat Kaltim ke posisi 12 besar nasional, naik dari posisi 15 pada edisi sebelumnya.
“Kenaikan peringkat ini bukti nyata bahwa atlet difabel mampu mengharumkan nama daerah. Dengan SKODI, kami optimis mereka bisa terus melahirkan prestasi yang lebih tinggi,” pungkas Bagus.(Adv)






