BeritaKaltimOlahraga

Dispora Pastikan POPDA Kaltim XVII 2025 Tetap Digelar Meski Anggaran Diefisiensi

Korsa.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII 2025 tetap akan digelar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Oktober mendatang. Kepastian ini disampaikan meski kondisi anggaran saat ini tengah mengalami efisiensi ketat.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, menegaskan bahwa POPDA tidak akan dibatalkan karena perannya sangat strategis dalam melahirkan bibit atlet pelajar.

“Memang efisiensi anggaran berdampak pada pembinaan dan agenda besar seperti POPDA. Namun kami pastikan POPDA XVII tetap dilaksanakan, hanya dengan beberapa penyesuaian,” jelas Rasman di Samarinda.

Awalnya POPDA XVII dijadwalkan pada 8–15 September 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas). Namun jadwal mundur ke awal hingga pertengahan Oktober 2025 demi memastikan kesiapan PPU sebagai tuan rumah.

Penunjukan PPU sebagai tuan rumah sudah disepakati sejak penutupan POPDA XVI 2022 di Paser, bersama seluruh Bapopsi dari 10 kabupaten/kota di Kaltim.

Efisiensi anggaran membuat jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dipangkas dari 21 menjadi 14 cabor. Meski begitu, seluruhnya tetap mengacu pada daftar cabor resmi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) Kemenpora RI.

Adapun 14 cabor yang dipertandingkan atletik, balap sepeda, bola basket, bola voli, bulu tangkis, karate, menembak, panahan, pencak silat, renang, senam artistik, sepak bola, taekwondo, dan tinju.

“Kami sarankan tiap daerah fokus pada cabor yang berpotensi meraih medali. Karena POPDA ini bagian dari penjaringan atlet menuju POPNAS XVII 2025 di Jakarta,” tambah Rasman.

Dispora Kaltim juga mengimbau 10 kabupaten/kota se-Kaltim untuk tetap mengirimkan atlet pelajarnya meski menghadapi keterbatasan anggaran.

Dalam waktu dekat, Dispora akan menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Dispora kabupaten/kota untuk membahas teknis pelaksanaan agar kompetisi berjalan lancar.

“Efisiensi anggaran memang berpengaruh, tapi dengan skala prioritas setiap daerah tetap bisa berpartisipasi. Kami berharap 10 daerah ikut aktif demi suksesnya POPDA XVII di PPU nanti,” pungkas Rasman.(Adv)

Baca Juga

Back to top button