Dokumen Road Map TPID Dorong Efektivitas Pengendalian Inflasi di Kutim

Korsa.id, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadikan Road Map Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sebagai landasan utama dalam menjaga stabilitas inflasi, terutama di tengah dinamika harga pangan dan distribusi komoditas strategis yang sangat dipengaruhi kondisi cuaca, logistik, dan permintaan pasar. Dokumen ini menjadi instrumen kunci yang memadukan analisis data dan kebijakan teknis di lapangan.
Kepala Bagian Perekonomian Setkab Kutim, Vita Nurhasanah, menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah kini bekerja secara terarah berdasarkan Road Map TPID. “Dokumen ini telah disusun berdasarkan karakteristik Kutim, mulai dari pola konsumsi masyarakat hingga kondisi distribusi dan ketergantungan pasokan,” jelasnya. Dengan demikian, setiap program dapat disesuaikan dengan kebutuhan lokal serta tantangan yang dihadapi para pelaku pasar dan masyarakat.
Penerapan Road Map secara konsisten, kata Vita, memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan daerah menjaga fluktuasi harga tetap dalam batas aman. Kutim berhasil menjaga stabilitas IPH meski dihadapkan pada dinamika harga komoditas pangan yang kerap dipicu cuaca ekstrem maupun kondisi pasokan dari luar daerah.
“Data IPH terbaru dari BPS menunjukkan Kutim berada pada angka minus 0,54. Ini merupakan deflasi ringan yang masih wajar dan dipicu turunnya harga bawang merah serta komoditas cabai,” ujarnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa intervensi pemerintah daerah berjalan efektif.
Vita menambahkan bahwa Road Map juga mengatur skema evaluasi berkala sehingga setiap strategi pengendalian inflasi dapat diperbarui sesuai perkembangan. Jika terdapat potensi lonjakan harga, pemerintah dapat segera melakukan operasi pasar, koordinasi distribusi, atau penguatan stok. (Adv)






