BeritaKutai TimurOlahraga

Buka Bupati Cup 2025, Ardiansyah Tegaskan Komitmen Cetak Atlet Futsal Berprestasi

Korsa.id, Sangatta – Atmosfer meriah menyelimuti Gedung Olahraga (GOR) Kudungga saat Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman membuka secara resmi Open Tournament Futsal Bupati Cup 2025, Kamis (13/11/2025) malam. Pembukaan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kadispora Kutim Basuki Isnawan, Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah, perwakilan Forkopimda, Afkab Kutim, serta tamu undangan lainnya.

Di hadapan peserta dan penonton, Bupati Ardiansyah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas tertundanya agenda pembukaan akibat padatnya kegiatan pemerintahan.

“Harusnya turnamen ini dibuka kemarin, tapi saya masih dalam perjalanan dan baru tiba tengah malam. Pagi tadi juga harus membuka kegiatan arung jeram di kilometer 24, dan malam ini kita lanjut ke turnamen voli,” ungkapnya.

Menurutnya, event olahraga seperti ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah penting untuk mengukur kemampuan para atlet yang selama ini telah berlatih.

“Kalau atlet berlatih tapi tidak bertanding, latihan itu tidak akan terlihat hasilnya. Melalui kompetisi inilah kualitas mereka diuji,” tegas Ardiansyah.

Sejak 2021, Pemkab Kutim konsisten menghadirkan berbagai turnamen olahraga, baik di bawah KONI maupun Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Ardiansyah menilai keberlanjutan event semacam ini berdampak besar terhadap perkembangan olahraga daerah serta memupuk antusiasme masyarakat untuk ikut berpartisipasi.

“Alhamdulillah, peserta malam ini luar biasa. Ada 32 tim yang turut serta. Walaupun tim berasal dari Kutim, karena sifatnya open, mereka tetap boleh menggaet pemain dari luar daerah,” jelasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya sportivitas. Ia meminta seluruh peserta menjunjung tinggi etika bertanding, menghargai lawan, dan patuh pada aturan yang berlaku.

“Kuncinya adalah semangat dan sportivitas. Bertandinglah dengan cara yang benar dan sesuai regulasi,” pesannya.

Ia turut mengarahkan Dispora Kutim serta para pelatih untuk memantau secara khusus para pemain yang menonjol selama turnamen berlangsung.

“Lihat siapa saja potensi lokal yang bisa dibina lebih jauh untuk memperkuat tim Kutim ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Arham menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kutim yang selalu memberikan ruang bagi perkembangan olahraga daerah.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Kadispora yang tidak henti mendukung kegiatan olahraga, sehingga agenda ini bisa berlangsung setiap tahun,” tuturnya.

Arham menjelaskan, turnamen berlangsung pada 12–22 November dengan diikuti 32 tim dari berbagai kecamatan di Kutim. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 105 juta.

Melalui turnamen ini, panitia berharap tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, namun juga mengorbitkan bibit-bibit atlet futsal baru yang mampu membawa nama Kutim ke kancah yang lebih tinggi.(Adv)

Baca Juga

Back to top button