BeritaDesaKutai Timur

Jelang Purna Tugas, Kades Muara Dun Tegaskan Komitmen untuk Wujudkan Desa Mandiri

Korsa.id, Muara Ancalong – Menjelang akhir masa kepemimpinannya, Kepala Desa Muara Dun, Suriansyah, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan berbagai program pembangunan yang masih menjadi “pekerjaan rumah” bagi pemerintah desa. Hal itu disampaikan saat acara peresmian Kantor Desa Muara Dun, Kecamatan Muara Ancalong, Selasa (4/11/2025).

“Masih ada sejumlah pekerjaan yang harus kami selesaikan, terutama yang sudah menjadi bagian dari visi dan misi saya sejak awal menjabat,” ujarnya di hadapan Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ardiansyah Sulaiman dan warga yang memadati halaman kantor desa baru.

Suriansyah memaparkan beberapa program prioritas yang masih menjadi fokus utama pemerintah desa, di antaranya pembangunan kantor BPD yang representatif, penyelesaian balai lamin adat sebagai pusat kegiatan kebudayaan, serta pembangunan gedung olahraga permanen yang dilengkapi dengan fasilitas lapangan voli bagi masyarakat.

Selain itu, ia juga menyoroti pembangunan Masjid Muara Dun yang telah berlangsung hampir satu dekade namun belum rampung sepenuhnya.

“Kami berharap pembangunan masjid ini bisa segera diselesaikan dengan bantuan dari Pemkab Kutim. Ini menjadi harapan besar masyarakat Muara Dun,” ucapnya penuh harap.

Baca Juga: Kaur Keuangan Desa di Kutim Jadi Tersangka Korupsi Rp 2,1 Miliar, Uang Habis untuk Bermain Aplikasi Pengganda Uang

Suriansyah juga mengakui bahwa desanya telah mengalami kemajuan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya melalui tersedianya layanan listrik 24 jam, yang memberi dampak besar terhadap aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Namun demikian, ia menilai masih ada persoalan mendasar yang belum tuntas, seperti keterbatasan akses air bersih dari PDAM yang belum menjangkau seluruh rumah penduduk.

“Untuk air bersih, kami masih sangat berharap ada dukungan dari pemerintah kabupaten. Jika masalah ini bisa diatasi, maka desa kami akan benar-benar terasa seperti kota,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan makna desain panggung peresmian kantor desa yang didominasi warna hitam, putih, dan oranye. Menurutnya, warna-warna tersebut mencerminkan keteguhan, persatuan, dan optimisme masyarakat Muara Dun dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Semoga semangat ini menjadi motivasi kita semua untuk terus memajukan Kutim dan seluruh desa di dalamnya,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Suriansyah menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara peresmian tersebut. Ia berharap sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan Pemkab Kutim terus terjalin untuk mempercepat pembangunan di segala bidang.(Adv)

Baca Juga

Back to top button