Pelatihan Jurnalistik Bagi PA Tenggarong dan LPPL RPK Resmi Ditutup

Korsa.id, Tenggarong – Pelatihan Jurnalistik, Content Creator, dan Publick Speaking bagi Pengadilan Agama Tenggarong dan LPPL RPK resmi ditutup.
Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar), Sofyan Agus, di Digital University, Komplek Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, Kamis (13/06/2025).
Dalam sambutannya, Sofyan Agus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para peserta serta narasumber yang telah berkontribusi aktif selama pelatihan.
Ia menekankan bahwa pelatihan ini bukanlah akhir, melainkan menjadi awal bagi para peserta untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pekerjaan masing-masing.
“Harapannya, pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong implementasi nyata dalam pengelolaan informasi di instansi Bapak dan Ibu sekalian,” ujarnya.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Zainul Pranata Humas Ahli Muda yang membawakan materi jurnalistik, M. Agri Winata dengan materi Infografis dan Videgrafis, dan Agustina yang membahas public speaking.
Selain itu, terdapat tambahan materi dari Analis Persandian Diskominfo Kukar Budi Artha Syuhad mengenai keamanan informasi dan persandian.
Menurutnya, keamanan informasi kini memiliki cakupan tugas yang lebih luas dari sekadar pengamanan data. Bidang ini juga bertanggung jawab dalam menangani berbagai serangan siber yang kian kompleks.
Ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan dalam mengelola situs dan sistem informasi, mengingat 87 persen serangan siber terjadi akibat kelalaian manusia.
“Kadang kita tidak menyadari ada kiriman file mencurigakan. Begitu dibuka, bisa membuka celah bagi serangan. Bahkan ada kasus tampilan website yang diubah menjadi situs judi online. Ini bukan serangan langsung, tapi lewat teknik pancingan,” jelasnya.
Ia berharap para peserta dapat menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan digital ke depan agar tidak menjadi korban serangan siber.
Diakhir sambutannya, Sofyan menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Ia juga berharap kelancaran tugas bagi peserta dari instansi seperti Pengadilan Agama yang akan segera menjalankan tugas pelayanan masyarakat, termasuk pelaksanaan isbat nikah.
“Kami berharap apa yang telah kami berikan melalui pelatihan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Karena informasi adalah sesuatu yang sangat penting, terutama dalam hal bagaimana cara mengelolanya. Kami juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan ini,” pungkasnya.(Adv)






