Revolusi Akses Pesisir Kukar: Jalan Anggana-Muara Badak Sisa 4,9 Km, Rendi Solihin Pastikan Rampung 2026
Korsa.id, Kukar – Konektivitas di wilayah pesisir Kutai Kartanegara (Kukar) selangkah lagi mencapai titik sempurna. Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, meninjau langsung progres pembangunan jalan tembus yang menghubungkan Kecamatan Anggana dan Muara Badak, Rabu (01/04/2026).
Proyek strategis sepanjang 23,17 kilometer ini menjadi jawaban atas aspirasi panjang masyarakat yang mendambakan akses cepat, aman, dan efisien. Hingga saat ini, sepanjang 18,24 kilometer jalan telah dalam kondisi mantap dengan konstruksi beton kualitas tinggi (K-350).
Kehadiran jalan tembus ini membawa perubahan drastis pada waktu tempuh antarwilayah. Jika sebelumnya masyarakat harus memutar jauh, kini jarak 23 kilometer antara Anggana dan Muara Badak dapat ditempuh hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
“Alhamdulillah, progresnya sangat baik. Perjalanan dari Muara Badak menuju Anggana hingga ke Samarinda kini bisa ditempuh kurang dari satu jam. Kita optimis tahun ini sisa pekerjaan bisa tuntas,” ungkap Rendi Solihin di sela peninjauan lapangan di kutip dari laman resmi pemkab Kukar.
Baca juga :Ā Kecamatan Anggana dan Pertamina Gelar Musyawarah Rencana Kerja Pengembangan Masyarakat
Pembangunan jalan ini merupakan hasil investasi berkelanjutan sejak tahun 2022 hingga 2024 dengan total serapan anggaran mencapai Rp154 miliar. Untuk menuntaskan sisa pekerjaan sepanjang kurang lebih 4,90 kilometer pada tahun 2026, Pemkab Kukar mengandalkan kolaborasi pembiayaan.
Skema penuntasan jalur ini melibatkan Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim sepanjang 2,75 kilometer dan dukungan APBD Kabupaten Kukar untuk sisa sekitar 2,50 kilometer.
“Ini adalah hasil kolaborasi lintas sektor antara Pemkab Kukar, Pemprov Kaltim, serta dukungan penuh dari DPRD Provinsi dapil Kukar. Ini jawaban nyata atas aspirasi pemerintah desa dan warga setempat,” tegas Wabup muda tersebut.
Selain memperlancar mobilitas warga, jalan tembus ini memiliki nilai strategis bagi pelayanan publik. Akses ini akan mendukung penuh operasional Rumah Sakit Muara Badak yang akan segera difungsikan, sehingga warga pesisir bisa mendapatkan layanan kesehatan lebih cepat.
Baca juga :Ā 1 Miliar dari Rendi Solihin untuk Pembangunan Masjid Desa Muara Badak Ilir
Tak hanya itu, terbukanya jalur ini diyakini akan memicu pertumbuhan ekonomi baru. Nilai aset lahan masyarakat di sepanjang jalur diperkirakan melonjak, seiring dengan lancarnya distribusi barang dan jasa.
“Pembangunan ini bukan sekadar fisik jalan, tapi solusi nyata. Kita ingin manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas, baik dari sisi ekonomi maupun kemudahan akses fasilitas publik,” pungkas Rendi. (*/Put/As)






