EkonomiKesehatanKutai TimurNasionalPendidikanRagam

Pastikan Program MBG Higienis dan Ramah Lingkungan, Ardiansyah Instruksikan Dinas Teknis Awasi SPPG

Korsa.id, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) bergerak cepat memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menginstruksikan seluruh jajaran Perangkat Daerah (PD) untuk melakukan pengawasan ketat dan menyeluruh, mulai dari proses olah saji di dapur hingga penanganan limbah sisa makanan.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Ardiansyah usai mengikuti Rapat Koordinasi Khusus bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara virtual dari ruang kerjanya, Kamis (13/8/2026).

Dalam rakor tersebut, Ardiansyah didampingi jajaran kepala dinas teknis, mulai dari Dinas Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Lingkungan Hidup, Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan, hingga Inspektorat Kutim.

Baca juga :Ā Darlis Berikan Catatan Agar Program MBG Dapat Berjalan Cepat di Kaltim

Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG di Kutai Timur tidak boleh hanya sebatas penyediaan makanan bergizi, tetapi harus memenuhi standar kelayakan kesehatan serta tidak mencemari lingkungan.

“Karena sudah ada instruksi dari pusat, kita bisa langsung turun ke dapur-dapur untuk melakukan pengawasan. Bukan hanya melihat ketepatan waktu dan cara memasaknya saja, tetapi sanitasi dapurnya juga harus diperhatikan, termasuk bagaimana limbahnya diolah,” tegas Ardiansyah.

Guna memastikan program strategis nasional ini berdampak nyata terhadap penurunan angka stunting, Ardiansyah meminta seluruh perangkat daerah membagi peran sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing

Dimana Dinas Kesehatan mengawal aspek kebersihan, sanitasi dapur, dan pengujian keamanan pangan (food safety), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperkuat sistem pengawasan dan tata kelola pengolahan limbah SPPG.

Untuk Dinas Pertanian, Perikanan, & Ketahanan Pangan memastikan ketersediaan serta pasokan bahan pangan lokal bermutu. Sementara Dinas Pendidikan & Perangkat Daerah menyiapkan keakuratan data penerima manfaat dan dukungan sarana pendukung.

Baca juga :Ā Kapolda Kaltim Tinjau Pembangunan Gedung SPPG Di PPU, Dukung Program Asta Cita Presiden Prabowo

“Semua perangkat daerah harus ikut mengawasi sesuai tugasnya masing-masing. Kita ingin program ini tidak hanya sekadar berjalan, tetapi benar-benar memenuhi standar gizi, kesehatan, kebersihan, serta ramah lingkungan,” lanjut Bupati.

Langkah responsif Pemkab Kutim ini sejalan dengan penekanan Kepala BGN, Sudaryono, yang menggarisbawahi pentingnya impact nyata program terhadap gizi anak, serta imbauan Mendagri Tito Karnavian mengenai penguatan kolaborasi daerah.

Selain itu, Pemkab Kutim juga siap memanfaatkan platform pengawasan digital Radar MBG yang diluncurkan pemerintah pusat. Aplikasi ini memungkinkan Bupati dan jajaran Forkopimda memantau dinamika penyaluran MBG secara real-time, terukur, dan akuntabel di seluruh pelosok wilayah Kutai Timur. (Put/As)

Baca Juga

Back to top button