Wabup Mahyunadi Resmikan Masjid Nurul Qomar, Dorong Warga Ramaikan Masjid

Korsa.id, Karangan — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengapresiasi pembangunan Masjid Nurul Qomar di Desa Baaу, Kecamatan Karangan, yang dibangun melalui dukungan PT Indexim Coalindo. Masjid tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan silaturahmi masyarakat.
Peresmian Masjid Nurul Qomar sekaligus dirangkai dengan penyerahan bantuan biaya pemasangan sambungan langganan air bersih bagi warga Desa Pengadan, Kecamatan Karangan. Kegiatan berlangsung, Senin (28/9/2026) dan dihadiri Wakil Bupati Kutim Mahyunadi bersama jajaran pemerintah kecamatan dan desa serta perwakilan PT Indexim Coalindo.
Wabup Mahyunadi menyampaikan rasa syukurnya dapat hadir langsung dalam kegiatan peresmian masjid sekaligus penyerahan bantuan air bersih kepada masyarakat. Ia mengatakan, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman sebenarnya berkeinginan hadir, namun harus mengikuti rapat paripurna terkait APBD Perubahan.
“Bupati tidak bisa hadir karena ada rapat paripurna terkait APBD Perubahan. Beliau titip salam, mohon maaf tidak bisa hadir, dan menyampaikan terima kasih kepada PT Indexim yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat,” ujar Mahyunadi.
Mahyunadi juga menyoroti nama Masjid Nurul Qomar yang menurutnya memiliki makna yang baik. Nurul Qomar berarti cahaya bulan. Ia berharap keberadaan masjid tersebut benar-benar menjadi cahaya dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Baay dan sekitarnya.
“Nama masjid ini bagus, Nurul Qomar artinya cahaya bulan. Semoga Nurul Qomar ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Lebih jauh, Mahyunadi mengingatkan bahwa membangun sebuah masjid secara fisik bukanlah hal yang paling sulit. Tantangan berikutnya justru bagaimana masyarakat terus memakmurkan masjid setelah pembangunan selesai. Jangan sampai masjid yang sudah dibangun dengan baik justru sepi dari aktivitas warga. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjadikan Masjid Nurul Qomar sebagai tempat berkumpul, belajar agama dan mempererat hubungan antarwarga.
“Masjid itu gampang dibangun, tapi yang susah adalah mengisi dan memenuhinya. Jangan sampai nanti hanya imam dan muazin saja yang ada, sementara warga lainnya salat di rumah. Saya mohon warga rajin mengisi masjid,” pesannya.
Pada kesempatan itu, Mahyunadi turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan dan desa yang telah mendukung terlaksananya pembangunan serta kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada PT Indexim Coalindo atas kontribusinya dalam pembangunan fasilitas keagamaan dan penyediaan akses air bersih bagi masyarakat.
Sementara itu, Camat Karangan Reza Fahlevi mengatakan, keberadaan Masjid Nurul Qomar diharapkan dapat menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat kekompakan masyarakat Desa Baaay.
Menurut Reza, masjid tidak hanya memiliki fungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan menjalankan berbagai kegiatan positif.
“Masjid Nurul Qomar ini menjadi wadah silaturahmi dan mempererat kekompakan warga. Semoga bantuan ini dapat dipergunakan dan dirawat dengan baik sehingga bisa memberikan manfaat secara berkelanjutan,” kata Reza.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT Indexim Coalindo yang telah memberikan dukungan melalui pembangunan Masjid Nurul Qomar serta bantuan fasilitas air bersih bagi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Indexim atas pembangunan masjid dan fasilitas air bersih ini,” ujarnya.(Ak/Gn)






