Kutai TimurPariwaraTNI/Polri

Wakil Bupati Pimpin Rapat Persiapan HUT RI dan HUT Kutim ke-27

Korsa.id, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) bergerak cepat mematangkan persiapan dua agenda besar mendatangkan momen bersejarah tahun ini, yakni Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Kutim.

Langkah persiapan ini ditandai dengan Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, di Ruang Arau Kantor Bupati Kutim, Senin (27/7/2026).

Rakor tersebut memboyong jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, hingga instansi terkait.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setkab Kutim, Joni Abdi Setia, menjelaskan bahwa pembentukan panitia sengaja dipercepat meski petunjuk pelaksanaan (Juklak) dari pemerintah pusat maupun Provinsi Kaltim belum turun. Langkah terobosan ini diambil agar setiap tahapan persiapan berjalan presisi sesuai jadwal.

Langkah cepat ini pun ditegaskan oleh Wakil Bupati Mahyunadi. Ia meminta seluruh jajaran yang masuk dalam draft panitia untuk langsung bekerja tanpa menunggu instruksi lanjutan.

Baca juga :Ā Dirgahayu HUT Kabupaten Kutai Timur

“Sambil draft SK ini berproses menjadi SK definitif, saya harap seluruh panitia sudah memahami fungsi dan kedudukan masing-masing sehingga ketika keputusan ditetapkan kita langsung bekerja,” tegas Mahyunadi.

Ada beberapa poin krusial yang dibahas dalam rapat koordinasi tersebut, mulai dari rotasi penanggung jawab upacara, dimana tahun 2026, giliran Lanal Sangatta yang dipercaya menjadi penanggung jawab puncak pelaksanaan upacara bendera, sesuai sistem rotasi berkala bersama unsur TNI dan Polri.

Untuk Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kutim dijadwalkan memasuki pemusatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) mulai 29 Juli 2026. Formasi yang digunakan tetap mempertahankan standar komposisi 17-8-45.

Bagian Protokol Setkab Kutim memaparkan, sebanyak 625 undangan disiapkan untuk unsur Forkopimda Plus, instansi vertikal, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, perwakilan dunia usaha, hingga orang tua anggota Paskibraka. Adapun Camat dan Kepala Desa dipastikan memimpin upacara di wilayahnya masing-masing.

Guna menjaga kekhidmatan dan ketertiban, Upacara Penaikan Bendera dijadwalkan pukul 09.00 WITA, dimana tamu undangan diimbau hadir pukul 08.00 WITA. Sementara untuk Upacara Penurunan Bendera dijadwalkan pukul 17.00 WITA.

Baca juga :Ā Pemkab Kutim Ikuti Upacara HUT ke-78 TNI

Demi memastikan arus lalu lintas dan parkir lancar selama acara, panitia menyusun denah parkir berbasis zona yang dilampirkan langsung pada surat undangan resmi guna mempermudah mobilitas para tamu.

Melalui sinergi lintas sektor, mulai dari Pemkab, TNI, Polri, BUMN, swasta, hingga masyarakat. Pemkab Kutim optimistis peringatan ganda HUT Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kabupaten tahun 2026 ini akan berlangsung tertib, khidmat, dan meriah. (*Ek/As)

Baca Juga

Back to top button