DesaEkonomiKutai TimurPolitik & SosialTNI/Polri

Bupati Puji Akselerasi Pembangunan TNI, Kodim 0909/KTM Siap Dedikasikan Personel

Korsa.id, Sangatta – Perimbangan dan penanganan masalah geografis yang luas di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memerlukan kolaborasi multisektor yang solid.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa kemitraan strategis antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim dan Kodim 0909/Kutai Timur terbukti menjadi kunci utama dalam memotong rantai isolasi wilayah serta mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Ardiansyah dalam dialog interaktif Podcast Cerdas RPD Kutim bertajuk ā€œSinergi Membangun Desaā€ di Kantor Radio Publik Daerah (RPD) Kutim, Sangatta, Rabu (12/8/2026).

Ardiansyah menggarisbawahi bahwa program kerja berbasis akar rumput yang diusung oleh TNI AD memberikan dorongan ekstra bagi efektivitas pembangunan daerah.

“Pemkab sangat mendukung penuh program-program TNI. Kutai Timur ini sangat luas, dan keberadaan TNI dengan deretan program berbasis akar rumput menjadi dorongan ekstra yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Ardiansyah.

Baca juga :Ā Ekti Imanuel Hadiri Penutupan Padel Tournament Dalam Rangka HUT TNI

Ia merincikan sejumlah proyek prioritas yang sukses dieksekusi bersama Kodim 0909/KTM, mulai dari penuntasan krisis air bersih lewat TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) di Desa Suka Rahmat, pembangunan Jembatan Garuda sebagai akses vital antardesa, cetak sawah baru pendukung ketahanan pangan, rehabilitasi sekolah rusak, hingga pendampingan Koperasi Desa Merah Putih.

“Mudah-mudahan masyarakat mendapat manfaat nyata dari apa yang kita upayakan bersama. Jika masyarakat senang dan terbantu, TNI dan pemerintah daerah tentu ikut bahagia,” tutur Ardiansyah.

Menjawab dukungan penuh Pemkab Kutim, Komandan Kodim (Dandim) 0909/KTM, Letkol Czi Zaenal Abidin, menegaskan komitmen seluruh jajaran personelnya untuk mendedikasikan tenaga dan pikiran demi membantu mengurai persoalan warga di lapangan.

Zaenal menjelaskan bahwa pendekatan operasional TNI di wilayah Kutai Timur bersifat fleksibel dan solutif mengikuti kebutuhan riil masyarakat lokal.

Baca juga :Ā Bupati PPU Segera Panggil Lintas Dinas Dan Bersinergi Dengan TNI Untuk Genjot Swasembada Pangan

“Intinya, keberadaan TNI adalah untuk mengatasi kesulitan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Pendekatan kami dinamis, saat masyarakat krisis air, kami hadirkan TNI Manunggal Air, saat petani butuh lahan produktif, kami dorong cetak sawah. Begitu pula jika ada fasilitas sekolah yang butuh perbaikan,” tegas Letkol Czi Zaenal Abidin.

Ia menambahkan, ke depan Kodim 0909/KTM dan Pemkab Kutim akan semakin mempertajam integrasi program fisik dan nonfisik. Langkah ini diambil agar infrastruktur yang dibangun tidak sekadar berdiri fisik, tetapi juga secara langsung memicu kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan. (Sy/As)

Baca Juga

Back to top button