Buka Tournament KKSS Bengalon, Mahyunadi Ajak Warga Jadikan Domino Olahraga Positif dan Jauhi Praktik Perjudian
Korsa.id, Bengalon – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menyambut positif perkembangan permainan domino yang kini resmi menjadi cabang olahraga (cabor).
Menurutnya, domino merupakan sarana olahraga yang terjangkau, berisiko rendah, serta efektif mempererat silaturahmi antarwarga.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pembukaan Open Tournament Domino Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Bengalon Cup 2026 di Aula SMK Negeri 1 Bengalon, Sabtu (22/8/2026).
“Domino sekarang sudah masuk cabang olahraga. Ini olahraga yang murah dan risikonya juga minim,” kata Mahyunadi.
Baca juga :Ā Pengusaha Konfeksi di Sangatta Alami Penurunan Omset Hingga 70%
Meski demikian, Mahyunadi secara tegas mengingatkan seluruh pecinta domino agar tetap menjaga esensi permainan berada dalam koridor olahraga positif dan menjauhi praktik perjudian.
“Jangan sampai ada penyimpangan ke arah judi. Jangan sampai hubungan dengan istri dan anak-anak terganggu, terjadi konflik rumah tangga, apalagi sampai meninggalkan ibadah,” tegas Wabup.
Membawa dorongan bagi para atlet domino daerah, Mahyunadi mengungkapkan rencananya untuk menggelar turnamen domino berskala lebih besar di Sangatta pada November 2026 mendatang. Kejuaraan tersebut digagas bertepatan dengan peringatan HUT ke-54 dirinya.
“Insyaallah bulan November nanti kita buat di Sangatta. Hadiahnya Rp54 juta, sekaligus rangkaian HUT saya yang ke-54. Nanti permainannya perseorangan, berdikari dari awal,” ujarnya.
Baca juga :Ā Wabup Mahyunadi Apresiasi Hadirnya Pilot Project Rumah Rehab Gizi Stunting
Tak hanya itu, Mahyunadi optimistis cabang olahraga domino dapat dipertandingkan secara resmi dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim di masa mendatang.
“Kalau bisa, ke depan domino ini dilombakan di Porprov. Kita berharap bisa menyumbangkan medali untuk Kutai Timur,” tambahnya.
Turnamen yang digelar BPC KKSS Bengalon ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp15 juta dan diikuti sebanyak 128 pasang peserta. Tak hanya dari Kecamatan Bengalon, para peserta juga berdatangan dari Kecamatan Sangkulirang hingga Sangatta.
Ketua BPC KKSS Bengalon, Usman, menyampaikan bahwa agenda ini digelar sebagai ruang penyaluran hobi sekaligus wadah mempererat persaudaraan.
Baca juga :Ā Heroes Of Muara Bengalon, Selamatkan Bocah Dari Terkaman Buaya
“Kami ingin kegiatan ini bukan hanya soal menang atau kalah. Yang paling penting kita bisa berkumpul, bersilaturahmi, dan mempererat hubungan sesama warga KKSS serta masyarakat Bengalon,” tutur Usman.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Hisbullah, mengapresiasi antusiasme tinggi para peserta dari berbagai kecamatan yang hadir meramaikan jalannya kejuaraan.
Ia berharap turnamen serupa dapat terus diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya dengan semangat junjung tinggi sportifitas. (Sy/As)






